
Sebagai underbow NU, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Bungo mengungkapkan harapan khusus terkait muscab. GP Ansor berharap muscab tidak hanya berfokus atas penyegaran struktur organisasi semata.
Agus Salim, Ketua GP Ansor Bungo, mengatakan yang tak kalah pentingnya, secara substantif (mendasar), muscab harus bisa melahirkan pemikiran baru agar NU lebih solid dan terorganisir. Momen musca juga diharapkan melempangkan jalan untuk mengakomodir kepentingan jamaah nahdliyin di Bungo.
“Sudahlah kita berpikir hanya sekedar merubah komposisi atau mengganti kepemimpinan saja. Kami mengarahkan agar dapat tumbuh pemikiran baru untuk merubah sistem agar lebih menyentuh,” ujar Agus, Kamis (10/1).
Agus mengatakan, NU adalah organisasi masyarakat (ormas) terbesar di Indonesia dengan jamaah yang jelas. Menurut Agus, di Bungo masyarakat Bungo sendiri, jamaah beraliran ahlussunnah wal jamaah (aswaja), yakni aliran yang dianut NU, berkisar 80 persen.
Ditambahkan pra kelahiran Dusun Senamat Kecamatan Pelepat, khususnya di Bungo, selama ini NU hanya besar dari sisi jumlah jamaah semata. Tetapi sejatinya di internal tubuh ormas NU, disebutnya sangatah keropos. (tribunnews.com)
Sumber: http://gp-ansor.org