MUARA BUNGO- Terkait akan segera diberangkatkannya sebanyak 195 calon jemaah haji, yang akan diberangkatkan Jumat tanggal 27/09. CJH diminta agar bisa standby tidak lagi melaksanakan aktifitas, terutama bagi mereka yang memikiki aktifitas seperti petani dan berkebun.
Hal ini diungkapkan kepala kantor Kementerian agama kabupaten Bungo, saat dikonfirmasi melalui Sayono, kepala Tata Usaha, Kamis kemarin (25/09) dirinya mengatakan pemberangkatan haji akan di laksanakan pada Jumat Subuh, untuk itu para CJH harus mengikuti informasi.
“Kita ingin tidak pemberangkatan haji menuju Ambarasi Padang berjalan lancar, untuk itu CJH harus standby,”terang Sayono kemarin.
| KOPER : Tumpukan koper CJH saat sebelum diberangkatkan ke padang Kamis di Kamenag Bungo. foto:bungoteboekspres.com |
Lanjutnya, sebelum CJH diberangkatkan muju Padang, pihaknya telah terlebih dahulu memberangkatakan Kover-kover calo jemah haji tersebut, sampai dijedah kover tersebu baru bisa diambil mereka masing-masing (CJH-red).
“Kita terlebih dahulu memberangkatkan kovernya, menuju padang dan tidak bisa lagi diganggu gugat pemiliknya, sampai di tanah suci baru mereka mengambilnya,”papar Sayono.
Dirinya berharap, para CHJ bisa mengikuti aturan yang telah diberikan, seperti todak membawa bawa barang terlalu banyak, sebagaimana ketentuan, sehingga tidak merepotkan.
“Semuanya sudah dibina, dan diharapkan itu bisa diikuti dengan baik oleh semua CJH,”katanya.(aim)
Sumber Berita: http://bungoteboekspres.com/berita-cjh-diminta-standby-ikuti-informasi.html
