TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Persoalan tapal batas Jambi - Sumatera
Barat (Sumbar) masih menggantung. Meski sudah berlarut bertahun-tahun,
namun belum ada penyelesaian secara kongkrit.
Kabar yang diterima Tribun, sebelumnya sudah ada deal soal batas. Namun belakang kembali mentah. Untuk menuntaskan persoalan ini, tim dari Kementerian Dalam Negeri akan turun meninjau secara langsung tapal batas antara Kabupaten Bungo dan Dharmasraya.
Zainal Arifin, anggota Komisi I DPRD Bungo, mengatakan jika tim
Kemendagri akan memfasilitasi kedua belah pihak. “Persoalan tapal batas
antara Jambi dan Sumbar memang belum tuntas hingga kini, jadi pada
pertengahan November nanti, insya Allah tim dari Kemendagri bakal turun
untuk meninjau secara langsung,” ujarnya, Jumat (25/10). Kabar yang diterima Tribun, sebelumnya sudah ada deal soal batas. Namun belakang kembali mentah. Untuk menuntaskan persoalan ini, tim dari Kementerian Dalam Negeri akan turun meninjau secara langsung tapal batas antara Kabupaten Bungo dan Dharmasraya.
Arifin mengatakan sejatinya sudah digelar beberapa pertemuan. Namun kesepakatan yang sudah ditelorkan diingkari oleh pihak Sumbar. Perwakilan Sumbar juga disebutnya beberapa kali mangkir dalam perundingan.
Ia mengatakan ada peluang keputusan akan diambil sepihak oleh Kemendagri. Itu akan dilakukan jika dalam perundingan berikutnya masih terjadi kebuntuan. “Namun sebelum menentukan tapal batas, pihak Kemendagri sudah melakukan kajian yang matang mengenai batas wilayah ini,” tambahnya.
Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2013/10/25/tim-kemendagri-tinjau-tapal-batas-jambi-sumbar

