| foto:dinamikawarta.com |
"Jam segini biasanya sapat sejuta setengah bang. Sekarang sapatnya ini, puluhan ribu bae," ujar Uni Sile, pedagang aneka kerupuk dan sayuran ini sambil memperlihatkan hasilnya pagi kemarin.
Hal ini sebutnya, disebabkan para pelanggan belum tau lokasi dimana dirinya menggelar lapak jualannya pagi kemarin. Hal senada dikatakan Erwin, pedaganh cabai. Biasanya jam 10.00 Wib dagangannya habis dua dus, kemarin satu dus saja masih sisa setengah lebih. Keluhan sama juga disampaikan Mul, yang sama sama pedagang cabai.
"Pelanggan belum ada yang tau bang kita disini. Anjlok bang pendapatan," keluh mereka berdua. (acn)
Sumber: http://dinamikawarta.com/berita-760-hari-pertama-pedagang-pasar-tumpah-ngeluh.html
