MUARA BUNGO - Salah seorang anggota komisi III
DPRD Bungo, Dharmawan bersikeras mengatakan bahwa pembanguan Pasar
Tradisional Modern (PTM) Muara Bungo yang direncanakan akan ditempati
akhir Agustus ini masih belum beres.
Menurutnya, bangunan PTM yang diperuntukkan bagi pedang ikan dan daging itu semestinya harus memiliki 8 pintu, namun pintu yang ada di gedung PTM hanya satu.
Dengan adanya satu pintu itu, politisi dari partai PKS ini menilai akan terjadi berdesakkan antara pedagang dan pebeli.
“Seharusnya disetiap sudut ada dua pintu dengan jumlah 8 pintu, itu baru layak pasar. Kalau satu pintu, akan terjadi berdesakkan, belum lagi pedagang ikan dan daging yang mengangkut dagangan mereka ” kata Dharmawan kepada sejumlah awak media, Selasa (11/8).
Kemudian lanjutnya, dengan adanya satu pintu itu, tidak adanya pintu keluar bagi para pedagang dan pembeli jika ada sesuatu hal yang mengharuskan ia keluar dari pasar.
“Yang kita takutkan itu jika gedung itu terjadi kebakaran atau rutuh, mereka keluar dari mana? Itu yang harus kita pikirkan,” ketusnya.
Bukan itu saja, Dharmawan juga mempertanyakan persoalan penyerahan PTM yang masih bertele-tele. Menurut informasi yang ia dengar dari kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bungo, Aswir, PTM itu telah diserahkan kepada Pihak Dinas Pertamanan, Pengelolaan Pasar dan Kebersihan (DP3K). Sedangkan pihak DP3K yang disampaikan oleh Plt Kepala DP3K mengakui hal itu belum diserahkan.
“Apakah ini kita biarkan? semua perlu kita kaji, kita lihat dan kita dengar. Ini jangan main-main, anggarannya bukan kecil,” pungkasnya.
(tan)
Sumber: http://buteekspres.com/berita/detail/1758/dewan-keukeuh-sebut-ptm-belum-beres/#.Vcr-tMXDgbs
| foto:buteekspres.com |
Menurutnya, bangunan PTM yang diperuntukkan bagi pedang ikan dan daging itu semestinya harus memiliki 8 pintu, namun pintu yang ada di gedung PTM hanya satu.
Dengan adanya satu pintu itu, politisi dari partai PKS ini menilai akan terjadi berdesakkan antara pedagang dan pebeli.
“Seharusnya disetiap sudut ada dua pintu dengan jumlah 8 pintu, itu baru layak pasar. Kalau satu pintu, akan terjadi berdesakkan, belum lagi pedagang ikan dan daging yang mengangkut dagangan mereka ” kata Dharmawan kepada sejumlah awak media, Selasa (11/8).
Kemudian lanjutnya, dengan adanya satu pintu itu, tidak adanya pintu keluar bagi para pedagang dan pembeli jika ada sesuatu hal yang mengharuskan ia keluar dari pasar.
“Yang kita takutkan itu jika gedung itu terjadi kebakaran atau rutuh, mereka keluar dari mana? Itu yang harus kita pikirkan,” ketusnya.
Bukan itu saja, Dharmawan juga mempertanyakan persoalan penyerahan PTM yang masih bertele-tele. Menurut informasi yang ia dengar dari kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bungo, Aswir, PTM itu telah diserahkan kepada Pihak Dinas Pertamanan, Pengelolaan Pasar dan Kebersihan (DP3K). Sedangkan pihak DP3K yang disampaikan oleh Plt Kepala DP3K mengakui hal itu belum diserahkan.
“Apakah ini kita biarkan? semua perlu kita kaji, kita lihat dan kita dengar. Ini jangan main-main, anggarannya bukan kecil,” pungkasnya.
(tan)
Sumber: http://buteekspres.com/berita/detail/1758/dewan-keukeuh-sebut-ptm-belum-beres/#.Vcr-tMXDgbs
