MUARABUNGO - Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kabupaten Bungo saat ini masuk kategori sangat tidak sehat, dengan hasil ukur 240-270 Mikrogram per meter kubik. Namun, belum ada kebijakan yang dikeluarkan Pemkab Bungo untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah.
“ISPU Bungo memang sudah masuk kategori sangat tidak sehat. Itu setelah kita melakukan pengukuran kualitas udara, bersama BMKG Bukit Tinggi, Selasa (1/9),” ujar Indones, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik.
Meski demikian, kata Indones, pihaknya bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), Lingkungan Hidup (LH), serta Dinas Pendidikan mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Jika melakukan aktivitas di luar rumah, gunakan masker. “Direncanankan besok , Dinkes Bungo akan membagi-bagikan masker gratis terhadap warga,” ujarnya.
Sementara itu, UPTD Pemadam Kebakaran Bungo Arfan Tuyani mengatakan, dalam sebulan terakhir, pihaknya mencatat lebih dari 100 titik api kebakaran di Bungo, yang masih didominasi kebakaran lahan.
Berbeda dengan peryataan Arfan Tuyani, Eliza selaku Kabid Bina Produksi Kehutanan pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Bungo, mengklaim hanya 17 titik api di Bungo. ”Semua titik api yang terjadi, dampak dari pembukaan lahan yang dilakukan warga, dengan memanfaatkan musim kemarau ini,” tandasnya.(*)
Penulis: Nova Diansyah.Editor: M Surtan.
Sumber: http://jambiindependent.com/read/2015/09/02/2059/ispu-bungo-tak-sehat-sekolah-belum-diliburkan/
Foto : jambi-independent.com

+ komentar + 1 komentar
Huaduuh , bahaya juga kalau gak pake masker keluar rumah kalau begitu!!!