Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Seorang tukang ojek, Sibas, bersimbah darah, Selasa (5/3) lalu. Tukang ojek ini tewas setelah ditikam oleh orang tak dikenal yang menjadi penumpangnya.
Pembunuhan ini terjadi di Lorong Fuso, Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo. Sibas yang tinggal di Kelurahan Jaya Setia, Pasar Muara Bungo ditikam penupangnya sekitar pukul 20.00.
Meski sudah berlalu 20 hari, namun polisi belum dapat menetapkan siapa pun sebagai tersangkanya. Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Ricardo Condrat Yusuf mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan.
Ricardo menjelaskan, pemeriksaan saksi-saksi sudah dilakukan. Di antara saksi yang sudah dimintai keterangannya adalah seorang warga yang berdomisili di dekat tempat kejadian perkara (TKP).
"Kita sudah minta keterangan bapak yang tinggal di dekat TKP itu kemarin. sejauh Belum ada titik terang untuk pengusutan kasus ini," ujarnya, Senin (25/3).
Karena kasus ini masih `gelap', motif pembunuhan Sibas juga belum dapat dipastikan. Dugaan sementara adalah pencurian dengan kekerasan. Soalnya sepeda motor korban dilarikan pelaku usai membenamkan tiga tusukan ke tubuh Sibas.
Usai kejadian, Sibas sempat dilarikan ke RSUD H Hanafie Muarabungo. Hanya saja, karena parahnya luka tusukan di bagian kepala, punggung dan perut, nyawa korban tak tertolong. Ia menghembuskan nafas terakhir melayang sebelum mendapat pertolongan secara intensif.
Keterangan seorang tetangga korban Ap, sebelum tewas korban sempat menceritakan kejadian yang menimpanya. Sibas yang ngojek dengan sepeda motor Honda Revo ini mendapatkan penumpang di Pasar Atas Muara Bungo. "Orang itu minta antar ke arah Cadika. Tiba di Lorong Fuso, Sibas ditusuk dari belakang," ujar Ap.

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Seorang tukang ojek, Sibas, bersimbah darah, Selasa (5/3) lalu. Tukang ojek ini tewas setelah ditikam oleh orang tak dikenal yang menjadi penumpangnya.
| Ilustrasi - foto google.com |
Meski sudah berlalu 20 hari, namun polisi belum dapat menetapkan siapa pun sebagai tersangkanya. Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Ricardo Condrat Yusuf mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan.
Ricardo menjelaskan, pemeriksaan saksi-saksi sudah dilakukan. Di antara saksi yang sudah dimintai keterangannya adalah seorang warga yang berdomisili di dekat tempat kejadian perkara (TKP).
"Kita sudah minta keterangan bapak yang tinggal di dekat TKP itu kemarin. sejauh Belum ada titik terang untuk pengusutan kasus ini," ujarnya, Senin (25/3).
Karena kasus ini masih `gelap', motif pembunuhan Sibas juga belum dapat dipastikan. Dugaan sementara adalah pencurian dengan kekerasan. Soalnya sepeda motor korban dilarikan pelaku usai membenamkan tiga tusukan ke tubuh Sibas.
Usai kejadian, Sibas sempat dilarikan ke RSUD H Hanafie Muarabungo. Hanya saja, karena parahnya luka tusukan di bagian kepala, punggung dan perut, nyawa korban tak tertolong. Ia menghembuskan nafas terakhir melayang sebelum mendapat pertolongan secara intensif.
Keterangan seorang tetangga korban Ap, sebelum tewas korban sempat menceritakan kejadian yang menimpanya. Sibas yang ngojek dengan sepeda motor Honda Revo ini mendapatkan penumpang di Pasar Atas Muara Bungo. "Orang itu minta antar ke arah Cadika. Tiba di Lorong Fuso, Sibas ditusuk dari belakang," ujar Ap.
Penulis : muhlisin
Editor : rahimin
Sumber : Tribun Jambi http://jambi.tribunnews.com/2013/03/26/reskrim-polres-bungo-belum-temukan-pembunuh-sibas
