MUARABUNGO — Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) makin merajalela di Kabupaten Bungo. Aktivitas ilegal itu bukannnya tidak diketahui aparat keamanan. Penambangan kini dilakukan terang-terangan di sejumlah lokasi.
Kondisi terparah, aktivitas PETI dilakukan tepat disamping objek vital, Bandara Muara Bungo, yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Bandara itu terancam amblas akibat maraknya PETI di sekitarnya.
Ketua Yayasan Amdal Indonesia (YAI) Perwakilan Bungo, Very, menegaskan, jika aktivitas PETI itu terus berlanjut, Bandara Bungo yang menjadi ikon Bungo akan amblas tergerus.
“Faktanya begini, sisi kiri dan kanan bandar dipenuhi aktivitas PETI. Itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Tanah di sekitarnya terus digerus. Pada bagian bandara, yang di tengah, saya pastikan akan habis,” ujar Very.
Parahnya lagi, Very berani menjamin, lima tahun lagi Bandara Bungo bakal runtuh akibat aktivitas PETI. Tahun 2020 dampak itu bisa dibuktikan.
“Lihat saja nanti tahun 2020. Kalau tidak terjadi apa yang saya bilang sekarang, kalau saja itu terus dibiarkan,” kata Very. (infojambi.com/FRENGKI SAWITRA)
Sumber: infojambi.com
Foto: infojambi.com
