Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO – Kabut asap sedemikian mengganggunya.
Terutama bagi penerbangan yang sangat tergantung dengan jarak pandang
sesuai standar keamanan.
Maskapai Aviastar merasakan langsung dampak itu. Seminggu terakhir
penerbangan sejatinya mulai beraktifitas lagi. Karena asap, kini
penerbangan pun kembali dibatalkan.
Petugas penerbangan di Bandara Muara Bungo, Wempi, mengkonfirmasi
kondisi ini. Ia katakan, kabut asap kembali membuat jarak pandang
terbatas. Penerbangan pun batal lagi.
"Batal lagi. Karena jarak pandang sangat terbatas. Kabut asap
sepertinya kembali seperti kemarin lagi, sangat tebal," ujar Wempi,
Selasa (4/11).
Wempi mengatakan tak dapat menebak sampai kapan situasi seperti ini
berlangsung. Karena masalahnya bukan soal cuaca yang lebih mudah
diprediksi. Tapi terkait kabut asap yang butuh penanganan sangat serius.
"Belum tahu sampai kapan. Ya tergantung keadaan lah. Sampai jarak pandang normal lagi," ujar Wempi lagi.
Kepala BPBD Bungo, Tommy Usman, mengatakan asap bukanlah 'dosa'
Bungo. Faktanya, ujar Tommy, tak ada titik api di wiilayah Kabupaten
Bungo. Ia memastikan bahwa yang mengganggu penerbangan adalah asap
kiriman dari daerah lain.
Tommy juga mengingatkan agar masyarakat tak melakukan pembakaran
hutan dan lahan. Ia memastikan bahkan membakar hutan atau lahan secara
sengaja akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kita pastikan itu asap kiriman entah dari mana. Di wilayah kita
tidak ada terpantau titik api. Jadi pasti asap kiriman dari daerah
lain," ujar Tommy.
Pantauan Tribun di Bandara Muara Bungo, Selasa siang, tak ada
aktifitas berarti. Dari kejauhan terlihat hanya pekerja proyek bandara
yang sibuk beraktifitas. Sementara penerbangan tidak ada. (*)
Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2014/11/05/karena-asap-penerbangan-jakarta-bungo-batal-lagi

