| Ilustrasi |
M Amin, salah seorang warga mengatakan, pelaku yang berjumlah enam orang datang dengan mengendarai tiga unit sepeda motor. Sesampainya di kediaman korban, pelaku tidak langsung masuk, melainkan menunggu di depan pintu gerbang layaknya tamu.
Pada saat bersamaan, anak dan istri korban pulang dari pasar. Mengetahui yang datang adalah anak dan istri korban, pelaku langsung menodongkan senpi dan memaksa untuk dibukakan pintu.
Setelah pintu gerbang dibuka, keenam pelaku langsung masuk ke halaman rumah korban. Selanjutnya, tiga orang pelaku masuk ke dalam rumah, sedangkan tiga lainnya berjaga di luar.
Lebih lanjut Amin mengatakan, mengetahui adanya aksi perampokan tersebut, warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Namun warga tidak berani mendekat, karena pelaku membawa senpi. Dikatakan Amin, warga hanya bisa melihat dari kejauhan saat kawanan perampok tersebut beraksi.
"Seluruh warga dusun hanya biso menyaksikan dari jauh saat perampok beraksi di rumah Pak Yahya," ujar Amin.
Lebih lanjut Amin mengatakan, aksi perampokan tersebut berlangsung sekitar setengaj jam. Setelah beraksi, kata Amin, kawanan perampok langsung kabur ke arah Dusun Pulau Batu.
"Seluruh jalan sudah kami tutup, tapi mereka (perampok, red) lewat Dusun Pulau Batu keluarnyo. Setelah itu polisi baru datang," tandasnya.
Penulis: Hamid
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber:http://metrojambi.com/read/2015/10/31/4915/disaksikan-warga-kawanan-perampok-bersenpi-beraksi-di-bungo
