Headlines News :

.

.

.

makanan ringan
BelajarInggris.Net 250x250

Telepon Penting

Penjagaan Polres 110 atau 0747-2211
Satuan Lalu Lintas 0747-21144
Polsek Kota 0747-7002080
Satpol PP 0747-21651
IGD RSU Muara Bungo 118 atau 0747-21314, 0747-323493 ext 267
Pemadam Kebakaran 113 atau 0747-22199
Gangguan PDAM 0747-322622
Gangguan PLN 123 atau 0747-21046
Tampilkan postingan dengan label Suku Kubu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suku Kubu. Tampilkan semua postingan

Jokowi Menjadi Presiden Pertama yang Mengunjungi Suku Anak Dalam

SAROLANGUN- Jokowi menjadi Presiden pertama dalam sejarah RI yang berkunjung ke lokasi Suku Anak Dalam. Menurut dia, semuanya adalah rakyatnya dan tidak ada perbedaan dalam pelayanan (Liputan6.com)

Berikut adalah foto - foto kunjungan  Presiden Jokowi di Sarolangun Jumat (30/10) yang Info Bungo ambil dari berbagai sumber (antaranews.com, Liputan6.com,  solopos.com, Suarapos.com dll)

Kawal PM Norwegia, Paspampres dan Sniper Dikerahkan ke Bungo

TRIBUNNEWS.COM, MUARA BUNGO – Sebagai kepala negara, Perdana Menteri (PM) Norwegia, Jens Stoltenber, akan mendapat perlakuan khusus. Bahkan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) diterjunkan ke Bungo.

Jens akan datang ke Bungo, Rabu (15/4/2015) nanti. Selama kunjungan, pengamanan berkelas VVIP akan diberlakukan. Bahkan persiapan pengaman sudah berproses sejak lima hari terakhir.

Rute yang akan ditempuh, mulai dari Bandara Muara Bungo, sudah disterilisasi. Bahkan tim intel Polres Bungo juga sudah meninjau hutan konservasi di Dusun Senamat Ulu, Kecamatan Bathin III Ulu, yang nanti akan dikunjungi Jens.

"Besok (Senin, 13/4) dikordinasikan dengan Paspampres diJambi," ujar Komandan Kodim 0416/Bungo Tebo, Letkol Czi Lin Noprianto, Minggu (12/4).

Secara umum pengamanan, selain Paspampres, juga libatkan TNI dan Polri setempat. Bahkan pasukan sniper atau penembak jitu juga dikerahkan untuk pengamanan.

Sekda H Ridwan Is juga mengatakan Jumat (10/4) lalu sudah dilakukan rapat kordinasi. Dihadiri Kasdim Mayor Krismawadi, Kasat Intel Polres Bungo AKP Deny R, serta beberapa pihak lainnya.

"Nanti beliau akan melihat hutan konservasi di Dusun Senamat Ulu. Juga mengunjungi SAD (Suku Anak Dalam, red). PM Norwegia ini juga duta SAD internasional," ujar Sekda Ridwan.

Bukan hanya PM Norwegia pejabat penting yang bakal hadir. Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bhakar juga akan mendampingi selama kunjungan di Bungo.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

Sumber: http://www.tribunnews.com/regional/2015/04/13/kawal-pm-norwegia-paspampres-dan-sniper-dikerahkan-ke-bungo

Sekolah Kreatif Angsa Putih dan Panggung Balada Anak Rimba


Kreator: Guritas Education
Proyek ini bergerak dalam bidang pendidikan dan kebudayaan bagi orang rimba di Kabupaten Bungo, Propinsi Jambi, agar mereka mendapatkan kesempatan untuk kehidupan yang lebih baik

Sekolah Kreatif Angsa Putih dan Panggung Balada Anak Rimba adalah proyek Pendidikan dan Kebudayaan dengan konsep seni daerah berbasis kearifan lokal. Dan sesuai dengan identifikasi, maka hal yang fokus dieksplor adalah anak rimba dan krinok sebab ini merupakan bagian dari kebudayaan daerah.

Sekolah Kreatif Angsa Putih dan Panggung Balada Anak Rimba juga merupakan sebuah proyek pendidikan dan kebudayaan yang mengangkat wacana pendidikan bagi warga dan terutama bangsa kita sendiri yang mana orang rimba masih tertinggal dalam bidang pendidikan di era modernisasi sekarang ini. Proyek ini memiliki target agar berlanjut hingga orang rimba bisa mendapatkan kehidupan lebih baik, anak rimba dapat bersekolah dan hidup seperti masyrakat Indonesia yang lainnya dengan memiliki akses pendidikan yang sama. Setelah Sekolah Kreatif Angsa Putih selesai dalam mengajar dan membimbing anak rimba, tim akan menampilkan kesenian teater orang rimba di panggung budaya Propinsi Jambi hingga nasional.
Panggung Balada Anak Rimba
Panggung Balada Anak Rimba mengangkat bagaimana kehidupan orang rimba di Kabupaten Bungo Propinsi Jambi yang masih ketinggalan jauh dari asapek globalisasi melalui panggung seni dan budaya. Dalam pembuatan proyek ini tim Sekolah Angsa Putih turut merasakan bagaimana kehidupan orang rimba Bungo, seiring proyek ini berjalan tim turut berbagi dengan mereka dan tinggal di sana dengan aktifitas mengajar anak rimba, membagikan buku serta membuat pelatihan seni. Tanpa dukungan dari anak-anak bangsa seperjuangan proyek ini tidaklah dapat terwujud dengan harapan, sebab itu kami sangat membutuhkan kebersamaan anak bangsa turut mensuport kami.
Latar Belakang Proyek
Proyek Sekolah Kreatif Angsa Putih ini direalisasikan dikarenakan melihat kondisi Orang Rimba yang semakin lama semakin kehilangan hutan tempat tinggalnya, akibat dari pembalakan liar, pertambangan bahkan eksploitasi hutan yang berlebihan. Dengan kehilangan hutan sebagai tempat tinggal serta kebun sebagai mata pencaharian mereka, banyak di antara mereka datang ke kota-kota kecil di Jambi, khususnya Bungo hanya untuk mengadu nasib dengan menjadi pengemis atau peminta-minta di jalanan dengan tinggal di pinggiran jalan dan tidak tahu apa yang harus diperbuat dan dikerjakan. Ini dikarenakan tidak adanya pengetahuan yang diberikan kepada mereka sejak lahir. Masyarakat tentunya tidak ingin melihat mereka kelak semuanya di Propinsi Jambi ini kehilangan tempat tinggal dan sengsara entah di mana. Untuk itu, proyek ini dengan bantuan dari suporter dapat diwujudkan sebagai awal untuk masyarakat Indonesia mau membantu dan memberi perhatian kepada mereka agar mendapatkan perlindungan, ilmu pengetetahuan dan pendidikan bahkan kepedulian lainnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang sama.

Tujuan dan Harapan Proyek
Hal-hal yang diproyeksikan oleh tim ini adalah mengajar anak-anak Rimba, memberi bantuan buku-buku dan pelatihan seni dan budaya khususnya serta pembuatan dan penerbitan karya tulis tim seperti : Antologi Puisi  "Balada Anak Rimba " dan Buku " Balada Anak Rimba, Suku Anak Dalam ". Setelah ini terwujud, timSekolah Kreatif Angsa Putih akan menampilkan teater di tingkat propinsi dan nasional tentang kehidupan Orang Rimba yang semakin lama semakin memprihatinkan. Direncanakan penampilan teater nantinya diperankan oleh pemain teater Sekolah Kreatif Angsa Putih dan Orang Rimba (suku Anak Dalam) sendiri dengan harapan agar masyarakat Indonesia mengetahui keberadan Anak Rimba. Mengenai bagaimana mereka, siapa mereka dan mengpa mereka seperti ini. Agar mereka yang tinggal di pulau-pulau lain juga  mengetahui masih ada manusia-manusia yang perlu kita perhatikan lebih dari kehidupan kita untuk pengetahuan bersama.

Penggunaan Dana

Dana yang terkumpul akan digunakan di antaranya untuk biaya transportasi, peralatan mengajar, properti kesenian, obat-obatan, kosumsi, dan tenaga pengajar yang dibutuhkan.

Rencana Pelaksanaan proyek

Sekolah Kreatif Angsa Putih dan Panggung Balada Anak Rimba direncanakan dilaksanakan pada akhir Maret 2013


BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Hasil SP 2010, Jumlah Populasi SAD di Jambi Mencapai 3.198 Orang

31 Agustus 2010 - http://berita21.com
Berdasarkan hasil Sensus Penduduk tahun 2010 ini, tercatat jumlah populasi penduduk Orang Rimba, atau kerap disebut Suku Anak Dalam (SAD) di Provinsi Jambi mencapai 3.198 orang, hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, Dyan Pramono Effendi, melalui Kepala Bidang Statistik Sosial, Berdikarjaya kepada berita21.com, Senin siang (30/08/2010) di Kota Jambi.Dikatakan Berdikarjaya, ketika itu didampingi Kadek Suardani, selaku Penanggung Jawab bidang Kehumasan Sensus Penduduk tahun 2010, menurut Berdi, metodologi dan konsep yang dilakukan pihak BPS menggunakan konsep yang lebih spesifik dan bersifat khusus.

Pihak BPS Provinsi Jambi, tambah Berdi, untuk melakukan pencacahannya sengaja pihaknya melibatkan tim khusus dari KKI Warsi Jambi agar data yang diperoleh lebih optimal, paparnya.

“Untuk melakukan pencacahan penduduk terhadap warga SAD kali ini, kita dari BPS Provinsi Jambi menggunakan konsep yang lebih khusus dengan melibatkan tim khusus dari (KKI) Warsi agar diperoleh data yang lebih optimal,” sebutnya.

Hal senada juga ditambahkan Kadek Suardani selaku Penanggung Jawab bidang Kehumasan SP 2010 kepada media ini. Dijelaskan Kadek, untuk melakukan pencacahan penduduk terhadap warga SAD dalam SP 2010 kali ini, pihak BPS Provinsi Jambi menggunakan metode dan konsep yang sangat bersifat khusus, mulai daftar pertanyaannya, petugas pencatatannya, dan pencatatan kependudukannya.

“Untuk SP kali ini, pihak BPS menggunakan metode dan konsep yang sangat bersifat khusus, dan untuk melakukan pencacahannya, pihak BPS melibatkan tim khusus dari (KKI) Warsi untuk melakukan sensus ini. Mulai daftar kuisionernya yang bersifat khusus, orang yang melakukan pencacahannya pun juga sangat khusus, yakni dari (KKI) Warsi, serta penduduk yang kita cacah pun juga sangat bercirikan khusus, karena menyangkut keberadaan suku terasing yang ada di Provinsi Jambi,” urainya.

Lebih lanjut ditambahkan Kadek Suardani, menurutnya, berdasarkan hasil sensus penduduk yang dilakukan pihak BPS Provinsi Jambi berkerja sama dengan KKI Warsi Jambi, selama bulan April hingga Mei 2010 lalu, jumlah populasi warga SAD yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jambi mencapai 3.198 orang.

Jumlah populasi itu, masih oleh Kadek, meliputi jumlah laki-laki SAD sebanyak 1.610 orang, sementara jumlah perempuannya mencapai 1.588 orang yang tersebar di lima wilayah kabupaten se-Provinsi Jambi. Masing-masing kabupaten tersebut, sebut Kadek dengan rinci, mencakup Kabupaten Merangin yakni 858 orang, meliputi jumlah laki-laki sebanyak 439 orang dan perempuan 419 orang.

Lalu, di Kabupaten Sarolangun tercatat sebanyak 1.095 orang, meliputi jumlah laki-laki sebanyak 537 orang dan perempuan 558 orang. Kabupaten Batang Hari, jumlah SAD mencapai 79 orang, yakni jumlah laki-laki sebanyak 40 orang dan perempuannya sebanyak 39 orang.

Sementara Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yakni jumlah populasi SAD sebanyak 57 orang, dengan rincian laki-laki sebanyak 31 orang dan perempuannya sebanyak 26 orang.

Kabupaten Tebo, jumlah populasi SAD mencapai 823 orang dengan rincian laki-laki sebanyak 420 orang dan perempuan 403 orang. Kemudian di Kabupaten Bungo, jumlah SAD mencapai 286 orang, dengan rincian laki-laki dan perempuan, masing-masing sebanyak 143 orang, demikian tuturnya.
Afrizal/B21

Sumber: http://berita21.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
 
.
.
Hotel+di+Muara+Bungo
handphone-tablet

Peralatan Elektronik dan Gadget Pilihan dari Toko Online Terpercaya

Gadget Unik - Jual Beli Aman
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>