Headlines News :

.

.

.

makanan ringan
BelajarInggris.Net 250x250

Telepon Penting

Penjagaan Polres 110 atau 0747-2211
Satuan Lalu Lintas 0747-21144
Polsek Kota 0747-7002080
Satpol PP 0747-21651
IGD RSU Muara Bungo 118 atau 0747-21314, 0747-323493 ext 267
Pemadam Kebakaran 113 atau 0747-22199
Gangguan PDAM 0747-322622
Gangguan PLN 123 atau 0747-21046
Tampilkan postingan dengan label Anak Punk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak Punk. Tampilkan semua postingan

Pendapatan Menggiurkan, PMKS dan Gepeng Marak di Bungo

Muara Bungo, Mediatranparancy.com – Saat bulan suci ramadhan sebagian umat muslim berbondong-bondong untuk berbuat kebaikan namun disayangkan ajang ini dimanfaatkan oleh para gelandangan dan pengemis (gepeng) untuk meraup rezki dengan keuntungan yang berlipat ganda.

Dari pantauan mediatranparancy.com di lapangan khusus di Kabupaten Bungo ada puluhan gepeng serta anak punk menganggu pengendara khususnya di lampu merah simpang PU dan lampu merah Bambu Kuning. Tak hanya itu keberadaan anak punk dan gepeng ini juga membuat risih pengunjung rumah makan apalagi saat berbuka puasa satu jam sekali pengemis yang sama kembali datang ke rumah makan yang sama pula .

Menanggapi hal demikian Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans ) Kabupaten Bungo Radtyoso mengatakan, bahwa pihaknya kesulitan untuk memberantas para gelandangan dan pengemis (gepeng) apalagi anak punk tersebut berbagai upaya telah dilakukan dengan maksimal dengan memberikan pembinaan namun pada akhirnya mereka tetap kembali mengemis karna hasilnya cukup menggiurkan.

“Sudah kami lakukan razia bersama dinas terkait dan diberi pembinaan, alhasil mereka tetap kembali mengemis karena pendapatannya sehari mencapai 100 ribu hingga 300 ribu rupiah, cukup menggiurkan “ tuturnya kepada mediatranparancy.com belum lama ini.

Kemudian ulah gepeng dan anak punk ini terkadang membuat geram. Pasalnya mereka terkadang menipu dengan berpura-pura patah kaki dan patah tangan “sudah kami selidiki terkadang sampai ke rumah mereka malah kaya dari kita, terus mereka sering ngelabui dengan berpura-pura sakit" imbuhnya lagi.

Solusi terbaik saat ini agar gepeng ini tak semakin marak, seharusnya masyarakat tidak lagi memberi uang kepada gepeng dan anak punk tersebut karna dengan berkurangnya masyarakat yang memberi, maka mereka akan berpikir untuk bekerja lebih baik .

Penulis : Riana Kamesya /Almen.M
Editor : Dian Kristina

Sumber:http://www.mediatransparancy.com/pendapatan-menggiurkan-pmks-dan-gepeng-marak-di-bungo/

Muara Bungo Jadi Tempat Migrasi Anak Punk dan Gepeng

JAMBIUPDATE.COM, MUARA BUNGO-Kota Muara Bungo menjadi tempat migrasinya para anak-anak gelandangan yang sering di sebut Punk, tak hanya itu para Gepeng atau pengemis pun kini mulai banyak terlihat menyisiri Jalan dan tempat-tempat umum.

Kepala Bina Sosial Dissosnaker Muara Bungo, Sirnilawati mengatakan, bahwa Muara Bungo menjadi tempat strategis untuk mengais rezeki para anak Punk dan Gepeng.

"Di Muara Bungo mereka (Anak punk dan Gepeng-red) sangat mudah mendapatkan uang,kita sudah sering melakukan penertiban bahkan kita pulangkan kedaerah asalnya,tapi tetap saja kembali kesini" ujarnya,Saat di konfirmasi Jambiupdate,Sabtu(7/11).

Kata Sirnila, dari penuturan anak punk yang berhasil dirazia oleh pihak Satpol PP, mereka beralasan, mencari uang dengan cara meminta-minta atau mengamen bisa dengan mudah diberi oleh masyarakat Muara Bungo.

“Orang Bungo baik-baik, kalau memberi uang itu tidak ada yang recehan, paling kecil seribu rupiah"kata Sirnila menirukan salah satu anak Punk yang pernah di tangkap saat razia Pol-PP.

Sirnila juga mengatakan, bahwa pihak Pemkab Bungo sudah sering kali melakukan penertiban anak Punk dan pengemis yang rata-rata berasal dari luar daerah ini, namun sia-sia karena tiap kali dilakukan pembinaan para anak punk dan pengemis ini menolak.

"Kami pulangkan saja ke daerah asalnya masing-masing, tapi sebahagian mereka kembali lagi. Sebab mereka nyaman di Bungo ini,”pungkasnya. (hnd)

Sumber : http://jambiupdate.com/artikel-kota-bungo-jadi-tempat-migrasi-anak-punk-dan-gepeng.html

Foto : ilustrasi

Belasan Anak Punk Diangkut Pol PP

Dibawa ke Panti Sosial dan Dipulangkan

MUARA BUNGO - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Bungo akhirnya gerah juga melihat menjamurnya anak punk di kota Muara Bungo dalam beberapa bulan terakhir. Selasa (3/11) kemarin, satuan penegak Perda ini menyisir kota Muara Bungo untuk mencari keberadaan anak punk yang mulai meresahkan warga.

Razia yang dimulai pukul 09.00 WIB itu akhirnya berhasil menjaring sebanyak 12 anak punk yang tengah tertidur di lantai dua pasar Serunai Muara Bungo. Tanpa perlawanan, semua anak punk diangkut dengan mobil truk dan dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan.

Dikonfirmasi harian ini, Kasat Pol PP Bungo, Shobraini mengungkapkan, dari hasil pendataan, ternyata komunitas pencinta kehidupan bebas itu berasal dari berbagai daerah, mulai dari kota Jambi, Sumbar, Palembang, Medan hingga Batam.

“Berdasarkan laporan dari masyarakat yang mengaku mulai resah dengan tingkah laku anak punk, akhirnya kita lakukan penertiban. Semuanya berasal dari luar daerah (Bungo),” tutur Shobraini.

“Hasil” tangkapan itu lanjutnya diserahkan kepada dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi (Dissosnakertrans) Bungo untuk selanjutnya dilakukan pembinaan. “Sebagai stake holder yang menanganinya, anak punk ini langsung kita serahkan kepada pihak dinas sosial,” ungkapnya lagi.

Terpisah, Kabid Bina Sosial Dinas Sosnakanertrans Bungo, Sirlinawati mengatakan, bagi anak punk yang berasal dari dalam provinsi Jambi, pihaknya akan mengantarkannya kepada orang tua masing-masing. Namun tidak halnya bagi mereka yang berasal dari luar wilayah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini.

“Hari ini, mereka drmus langsung kita bawa ke Jambi. Bagi yang  berasal dari Jambi, kita serahkan kepada orang tua mereka. Tapi  kalau diluar Jambi tidak diantar, tetap kita bawa ke Jambi. Kita konsutasikan dengan pihak Provinsi Jambi apakah mereka diantarkan atau tidak, sebab mereka berasal dari daerah yang berbeda,” tukas Sirlinawati.

(tan)

Sumber : http://www.buteekspres.com/berita/detail/2895/belasan-anak-punk-diangkut-pol-pp/

Foto : PENGARAHAN: Kasat Pol PP Bungo memberikan pengarahan dan teguran kepada belasan anak punk yang diamankan di pasar Muara Bungo ( buteekspres.com )

Empat Anak Punk Terjaring Razia


Anak Punk yang terjasring razia Sat Pol PP Kab. Bungo/ photo: infojambi.comAnak Punk yang terjasring razia Sat Pol PP Kab. Bungo/ photo: infojambi.comMUARA BUNGO - Sebanyak empat orang anak Punk berhasil diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bungo. Razia dipimpin langsung oleh Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Bungo M. Hilal, di kawasan Taman Pusparagam Pasar Muara Bungo, Selasa (12/2), sekitar pukul 11.30 WIB. Para anak Punk yang berpenampilan nyentrik tersebut langsung dibawa oleh petugas ke Kantor Satpol PP Muara Bungo tanpa  memberikan perlawanan.
Sesampainya di Kantor Satpol PP, mereka diberi arahan dan nasehat oleh Kakan Pol PP Ansori A. Roni. Namun ada empat yang berhasil kabur pada saat penangkapan itu,  disebabkan jumlah anggota Satpol PP yang kurang.
Menurut Kasi Ops Pol PP Muara Bungo, razia yang dilakukan berdasarkan laporan dari warga.
"Sebelum di razia, mereka berjumlah delapan orang, empat diantaranya berhasil kabur," pungkasnya, saat dikonfirmasi media ini di kantor Pol PP.
Saat dilakukan penangkapan, dikatakan Hilal, mereka tidur-tiduran di Panggung Taman Pusparagam.
"Kita akan sisir lagi, mereka lari kemana. Kita juga beri tahukan kepada warga yang melihat anak punk, segera laporkan ke Pol PP," jelasnya.
Tak hanya anak Punk, pengemis di pasar Muara Bungo pun akan jadi target razia. Warga dihimbau  melaporkan mereka ke Pol PP Bungo.
"Anak punk yang kita amankan ini, akan kita bawa ke Sosnakertrans untuk dibina," jelasnya.
Masih dikatakan Hilal, anak Punk yang berhasil diamankan ini baru saja datang dari Lahat. Empat orang tersebut, 1 dari Lahat, satu dari Batanghari dan dua dari pagar Alam.
"Mereka datang sehari sebelumnya," jelasnya.
Selain dilakukan pembinaan, empat orang anak punk tersebut juga dimandikan agar terlihat lebih bersih. Dedi, salah satu anak Punk yang mengaku dari Batanghari mengatakan dirinya sudah lama di Bungo.
“Kalau saya sudah lama di Bungo, kalau kawan ini, memang baru datang,” pungkasnya.(infojambi.com/ARI)


Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
 
.
.
Hotel+di+Muara+Bungo
handphone-tablet

Peralatan Elektronik dan Gadget Pilihan dari Toko Online Terpercaya

Gadget Unik - Jual Beli Aman
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>