Headlines News :

.

.

.

makanan ringan
BelajarInggris.Net 250x250

Telepon Penting

Penjagaan Polres 110 atau 0747-2211
Satuan Lalu Lintas 0747-21144
Polsek Kota 0747-7002080
Satpol PP 0747-21651
IGD RSU Muara Bungo 118 atau 0747-21314, 0747-323493 ext 267
Pemadam Kebakaran 113 atau 0747-22199
Gangguan PDAM 0747-322622
Gangguan PLN 123 atau 0747-21046
Tampilkan postingan dengan label Gunung Berapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gunung Berapi. Tampilkan semua postingan

Gempa dari Gunung Kerinci Masih Hantui Masyarakat Kayu Aro

Selasa, 12/05/2009 | Infojambi.com

KERINCI - Masyarakat Kecamatan Kayu Aro masih diguncang gempa yang bersumber dari Gunung Kerinci. Getaran gempa tremor dirasakan warga sejak beberapa hari terakhir. Minggu (10/5) sekitar pukul 22.00 WIB, gempa kembali terjadi yang cukup membuat warga ketakutan, karena tanah tempat mereka berpijak bergetar hebat.

Namun sampai saat ini tidak diketahui, berapa milimeter ampilitudo akibat gempa tersebut. Jika amplitudo gempa tremor terus naik, maka potensi letusan juga kian besar. Akibat gempa ini, fase erupsi juga bakal terjadi.

Heri Prasetyo, Kepala Pos Pemantau Gunung Api, Senin (11/5) mengeluh minimnya peralatan pemantau Gunung api. Hal itu mengakibatkan tidak diketahui berapa besar getaran tremor dari Gunung Kerinci.

Untuk mengetahui kondisi riil Gunung Kerinci, Heri menghubungi Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung. Tim itu juga telah menjelaskan keadaan Gunung Kerinci dihadapan tokoh masyarakat dan Kepala Desa belum lama ini.

Karena kondisi peralatan yang tidak memadai, sehingga tim dari Bandung tidak bisa menjelaskan secara gamblang keadaan Gunung Kerinci apakah siaga satu atau tidak. ”Seharusnya ada satelit pemantau, kalau sismograf kita hanya mengetahui sedikit saja keadaan Gunung Kerinci yang sebenarnya,”ujarnya.

Tidak saja peralatan yang kurang, malah Heri juga mengeluhkan kekurangan tenaga. Sebab, hanya ia sendiri yang berada dilokasi dalam melakukan pemantauan Gunung Kerinci. Sementara gempa tremor telah terjadi. ”Saya telah minta bantu ke BMG pusat, tapi pihak BMG masih melakukan koordinasi terlebih dahulu,”jelasnya.

Heri juga mengakui akibat kekurangan peralatan pihaknya belum bisa merekam amplitudo kekuatan gempa. “Sampai saat ini kita tidak mengetahui berapa amplitudonya,”jelasnya.

Sementara itu Camat Gunung Tujuh Darifus, juga mengakui belum menerima pemberitahuan resmi dari pihak pemantau Gunung Kerinci. Apakah fase gempa tremor ini memerlukan evakuasi masyarakat atau tidak. Bahkan dia juga mengakui, terkait amplutudo gempa tremor juga belum diketahui karena pihak pemantau Gunung Kerinci sendiri belum memberikan data rinci.”Kita pasti diberitahu sistuasi terkini Gunung Kerinci, makanya saya akan berkomonikasi dengan mereka dahulu,”jelasnya.

Untuk diketahui, gejala peningkatan aktivitas Gunung Kerinci kian meningkat. Percikan api dan semburan asap juga tidak bisa dipantau dari bawah gunung. Bahkan saat ini telah mamasuki gempa tremor.

Geri salah seorang warga Kayu Aro mengaku cemas dengan kondisi Gunung Kerinci yang sering mengeluarkan percikan api dan guncangan secara tiba-tiba. ”Tidak jelas status Gunung Kerinci. Dikatakan aman, kenapa ada getaran dan percikan api. Kalau jelas status Gunung Kerinci bisa pula kami siap-siap menghadapi kemungkinan terburuk,” keluhnya. (infojambi.com/AL)

Sumber: www.infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!

Aktifitas Gunung Kerinci Menurun, Warga Diminta Jangan Cemas

Rabu, 22/04/2009 Infojambi.com
KERINCI - Aktifitas Gunung Kerinci sudah mulai menurun. namun warga yang berada disekitar gunung itu tetap masih merasa cemas.

Ir Iryanto dari badan geologi pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi mengatakan, kondisi Gung Kerinci masih dalam keadaan aman.Hal itu diungkapkannya pada dialog dengan masyarakat setempat di Kantor Camat Kayu Aro yang dihadiri Bupati Kerinci H Murasman. Ir Iryanto sengaja didatangkan dari Bandung guna memantau kondisi terakhir Gunung Kerinci. Dalam dialog itu Iryanto menghimbau keapda masyarakat tidak perlu cemas, apalagi meninggalkan aktifitas sehari-sehari. “Sebelumnya memang dalam kondisi waspada namun kini sudah mulai nampak seperti biasa,” sebutnya.

Bupati Kerinci H Murasman juga menghimbau kepada masyarakat Kerinci, khususnya Kecamatan Kayu Aro dan Gunung Tujuh agar tidak cemas apalagi harus mengungsi. Sebab kondisi Gunung Kerinci saat ini dalam keadaan aman.
Di tempat pemantau aktifitas Gunung Kerinci terlihat jelas pada semograf atau pencatat gempa, pada empat hari lalu aktifitas Gunung Kerinci memang sedang terlihat aktif. Ini ditunjukkan dengan adanya getaran, suara gemuruh dan percikan api setinggi 200 meter dari kawah gunung itu.

Ery Prasetiyo petugas pemantau aktifitas Gunung Kerinci mengakui kondisi Gunung Kerinci saat ini dalam keadaan aman. “Memang sebelumnya kondisinya menjadi waspada, setelah pantauan hari ini (Selasa,21/4) aktifitasnya sudah menurun. Namun untuk pendakian tetap ditutup sampai waktu benar-benar aman,” katanya.

Kendati disebutkan aman, warga Kerinci masih dicekam rasa ketakutan. Pagi Selasa (21/4) masih ada getaran dan percikan api dan asap tebal dari kawah Gunung Kerinci itu.

Selain itu hujan abu juga menyelimuti pemukiman penduduk di sekitar kaki Gunung Kerinci seperti di Desa Kersik Tuo dan Desa Tangkil. Ada juga warga yang mengungsi ke rumah keluarganya di Semurup untuk menghindari kemungkinan meletusnya Gunung Kerinci.

Herman, Kepala Desa (kades) Sungai Rumpun mengakui ada sekitar 50 KK warganya mengungsi ke Semurup. Disamping atap rumahnya bocor, juga takut akan letusan gunung Kerinci. Karena hingga pagi Selasa letusan kecil dan percikan api masih saja terjadi.

Hamisah, warga RT 6 Desa Bendung Air, menuturkan Ia dan dua anaknya sangat cemas dengan kondisi Gunung Kerinci saat ini. Kalau siang akunya, kondisi Gunung Kerinci memang tampak tenang, namun pada malam hari lewat tengah malam kondisinya sudah berubah. Adanya goncangan dan suara gemuruh disertai percikan api yang keluar dari kawah Gunung Kerinci. “Saya sangat cemas, kalau-kalau Gunung Kerinci ini benar-benar meletus,” akuinya. (infojambi.com/AL)

Sumber: http://infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!

Gawat!! Gunung Kerinci Muntahkan Api Serta Letusan

Selasa, 21/04/2009 | Infojambi.com
KERINCI – Hampir tengah malam, tepatnya sekitar pukul 22.00 WIB, Senin (20/4) warga Kecamatan Kayu Aro dan Gunung Tujuh dikejutkan oleh getaran dari Gunung Kerinci. Bahkan gunung tertinggi di Sumatera itu mengeluarkan api serta asap tebal hitam.

Akibat ulah Gunung Kerinci itu, warga di dua kecamatan diselimuti kecemasan yang luar biasa. Bagaimana tidak, getaran disertai suara gemuruh hebat, dan api serta asap tebal yang keluar dari kepundan Gunung Kerinci itu berlangsung dari pukul 22.00 hingga pukul 02.00 dini hari. Warga berhamburan keluar rumah memenuhi sepanjang jalan yang menghubungkan Sungai Penuh-Padang Aro (Sumbar).

Edison, salah seoarang warga Kersik Tuo mengakui, semalam warga diselimuti kecemasan mendengar suara gemuruh serta melihat percikan api dari Gunung Kerinci. Getaran terus berlangsung, bumi tempat berpijak bergetar hebat, semua warga keluar berkumpul di jalan. “Wah gawat gunung kerinci tadi malam (Senin dini hari, red). Kata kami gunung ini meletus. Karena letusan terus menerus dan megeluarkan api serta bunyinya kencang,” jelas Edision serius.

Disamping itu, Bunawar warga Desa Sungai Rumput juga mengutarakan kecemasannya. Ia mengatakan jalan lintas Kayu Aro hampir dipenuhi warga. Karena melihat aktifitas gunung kerinci kembali mengeluarkan asap tebal, api serta latusan terus menerus.

“Warga berkumpul disepanjang jalan melihat kearah gunung Kerinci yang mengeluarkan letusan terus menerus hingga getaran terasa di dalam rumah,” kata Bunawar.

Eri Prasetiyo, Kepala Pos Pemantau Gunung Api, di Kayuaro mengakui terjadi letusan (Vulkanul) terus menerus hingga megeluarkan asap tebal dan api serta guncangan pada malam Senen pukul 22.00 hingga pukul 02.00 dini hari. “Ya, malam tadi memang terjadi letusan terus menerus. Dan mengeluarkan asap dan api, letusan bernama Vulkanol. Gunung Kerinci berstatus waspada,” akunya.

Berselang berkisar 5 hingga 10 tahun, kata Eri saatnya Gunung Kerinci mengeluarkan letusan. ”Ya, ini mungkin masanya gunung kerinci mengeluarkan letusan, atau ada lempengan yang jatuh hingga mengakibatkan letusan dan guncangan,” ujarnya.

Sementara itu pintu pendakian gunung Kerinci ditutup sampai keadaan kembali normal. “Pintu pendakian ditutup sementara, menjelang normal kembali,” sebutnya.

Namun Eri menghimbau dengan kejadian ini warga tidak perlu panik karena tidak membahayakan, karena ini hanya letusan biasa.

Sementara Camat Kayuaro, Julizarman mengakui memang tadi malam Gunung Kerinci mengeluarkan api, dan menimbulkan gemuruh serta getaran yang dirasakan warga. ”Benar, tadi malam terjadi bunyi letusan yang keras dari gunung Kerinci, serta warga keluar ke jalan dan berjaga-jaga sampai pagi,”kata Julizarman.

Camat menghimbau warga yang tinggal dilereng kaki gunung Kerinci harap mengungsi ke tempat yang aman serta diminta seluruh warga Kayu Aro agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas gunung Kerinci saat ini. (infojambi.com/AL)

Sumber:
http://infojambi.com/

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
 
.
.
Hotel+di+Muara+Bungo
handphone-tablet

Peralatan Elektronik dan Gadget Pilihan dari Toko Online Terpercaya

Gadget Unik - Jual Beli Aman
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>