Headlines News :

.

.

.

makanan ringan
BelajarInggris.Net 250x250

Telepon Penting

Penjagaan Polres 110 atau 0747-2211
Satuan Lalu Lintas 0747-21144
Polsek Kota 0747-7002080
Satpol PP 0747-21651
IGD RSU Muara Bungo 118 atau 0747-21314, 0747-323493 ext 267
Pemadam Kebakaran 113 atau 0747-22199
Gangguan PDAM 0747-322622
Gangguan PLN 123 atau 0747-21046
Tampilkan postingan dengan label Bencana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bencana. Tampilkan semua postingan

Bocah 3 Tahun Tenggelam di Sungai. Setelah Dua Hari Baru Ditemukan

MUARA BUNGO - Isak tangis keluarga pecah begitu melihat jenazah Achmad Soleh (3) ditemukan oleh tim Resque UPTB Pemadam Kebakaran Bungo, Selasa (26/1) kemarin. Bocah lucu itu ditemukan setelah dua hari tenggelam di sungai Batang Bungo.

Arpan Tuyani, Kepala UPTB Pemadam Kebakaran Bungo, mengatakan, korban tenggelam di sungai Batang Bungo dusun Tuo Sepunggur Kecamatan Bathin II Babeko, ‎Bungo, pada Minggu (24/1) petang. begitu menerima laporan sekitar pukul 22.00, pihaknya langsung turun ke lokasi.

Pencarian langsung dilakukan pada Minggu malam dengan menyusuri aliran sungai. Karena tidak membuahkan hasil, akhirnya pencarian dilanjutkan pada Senin pagi namun sampai malam tak ada tanda-tanda korban akan ditemukan.

Kerja keras Tim Resque UPTB Pemadan Kebakaran Bungo akhirnya baru membuahkan hasil pada Selasa (26/1). Tim berhasil menemukan putra dari Havistoni tersebut, tepat sekitar pukul 11.40 WIB berjarak sekitar dua kilo meter dari lokasi awal korban tenggelam.

“Jenazah korban sudah kita temukan siang tadi, jenazah tidak dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi, karena pihak keluarga meminta jenazah untuk dibawa langsung ke rumah duka,” Ucap Arpan.

Dijelaskan Arpan, kronologis tenggelamnya Achmad Soleh terjadi ketika ia bermain ke jamban dekat rumahnya sekitar pukul 17.00 WIB. Ia tidak ditemani ibunya yang pada waktu itu sedang berbelanja ke pasar. Korban baru diketahui hilang sekitar pukul 18.00 WIB setelah ibu korban pulang.

Begitu korban diketahui hilang, semua keluarga termasuk tetangga menduga ia tenggelam sehingga melaporkannya ke Damkar. Arpan berharap kejadin ini menjadi peringatan untuk warga lain, agar benar-benar waspada terutama dalam menjaga anak-anak saat mandi di jamban, dan tidak membiarkan bocah main di jamban atau pinggir sungai tanpa pengawasan.

(ira)

Sumber : http://buteekspres.com/berita/detail/4176/bocah-3-tahun-tenggelam-di-sungai#.VqgI8WYxdoM

Foto: ilustrasi.  (Google.com)

BPBD Bersiap Hadapi Musim Hujan

Indones: Peralatan Sudah Kita Siapkan

MUARA BUNGO – Setelah hampir empat bulan terjadi kemarau, kini kabupaten Bungo terus diguyur hujan deras. Musim penghujan pada akhir tahun ini biasanya selalu menyebabkan banjir disejumlah wilayah dalam kabupaten Bungo.

Namun Badan Penanggualan Bencana Daerah (BPBD) & Kesbangpolinmas Bungo menegaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi jika banjir tiba. Ini ditegaskan kepala BPBD & Kesbangpolinmas Bungo, Indones, di acara silahturahmi dengan Pjs gubernur Jambi, Dr. Ir. H. Irman, Msi di ruang pola kantor bupati Bungo, Selasa (10/11) kemarin.

Kata Indones, pihaknya telah melakukan persiapan penanganan korban bencana banjir dengan mempersiapkan segala peralatan evakuasi korban banjir serta peralatan tempat tinggal atau pengungsian bagi warga yang rumahnya terendam banjir.

“Kita telah mempersiapkan segala sesuatunya jika ada bencana banjir. Kalau peralatan sudah kami persiapakan, sudah kami cek. Seperti  tenda posko, perahu karet, mesin genset dan peralatan lainnya,” ungkap Indones dihadapan Pjs Gubernur dan bupati Bungo.

Lanjut Indones, selain peralatan-perlatan evakuasi, pihaknya juga telah mengirimkan surat himbauan kepada seluruh camat di kabupaten Bungo agar mengingatkan semua masyarakat untuk tidak sering-sering melakukan aktifitas di pinggiran sungai.

“Kami juga telah menyurati para camat untuk diteruskan ke datuk rio, dihimbu kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas tinggi pada daerah pinggiran sungai, terutama bagi orang tua, ibu hamil dan anak-anak,” katannya lagi.

Semua persiapan yang telah dilakukan guna mengatisipasi terjadinya bencana banjir, ia berharap hal itu dapat membantu agar tidak ada korban jika terjadi kebanjiran. “Ituadalah langkah antisipasi agar tidak ada korban jiwa,” tandasnya.

Sebelumnya, Pjs gubernur Jambi dalam rangka kunjungan kerjanya ke kabupaten Bungo meminta agar semua stake holder untuk bersiapa menghadapi musim penghujan dari ancaman banjir. Apalagi katanya, kabupaten Bungo juga menjadi salah satu daerah yang rawan terhadap banjir pada titik-titik tertentu.

(tan)

Sumber : http://www.buteekspres.com/berita/detail/3031/bpbd-bersiap-hadapi-musim-hujan/#.VkWSsmYxdoM

Foto :PENYAMPAIAN: Kepala BPBD Bungo, Indones menyampaikan kesipannya mengantisipasi bencana banjir dalam acara silahturahmi dengan Pjs gubernur Jambi (buteekspres.com )

Atap Gapura Perkantoran Pemda Bungo Roboh

MUARA BUNGO - Hujan deras disertai angin kencang pada Selasa petang (10/11) sekitar pukul 19.30 WIB membuat kerusakan cukup parah pada gapura perkantoran pemda Bungo yang terletak di pal 6, Jalan lintas Sumatera.

            Akibat peristiwa itu, atap gapura yang dibangun sekitar dua tahun lalu itu lepas dan menimpa dua kendaraan sepeda motor milik warga yang terpakir dibawah gapur ketika hujan dating.           Dua orang warga ikut tertimpa dan mengalami luka ringan.

Ema (30) warga Rantau Keloyang, saksi mata dalam kejadian ini menuturkan, pada waktu kejadian ia berada di pekarangan rumah warga yang tidak jauh dari gapura. Ketika hujan deras dan angin kencang dating, tiba-tiba ia mendengar suara keras dan seketika atap gapura ambruk.

“Sebenarnya saya mau ke rumah sakit. Karena hujan, saya berteduh dibawah gapura itu. Tapi tiba-tiba angin kencang membuat saya takut, hingga saya menghindar. Ternyata tidak lama kemudian benar saja atap gapura langung roboh,” tutur Ema.

Sementara itu Tarmuzi, warga Rimbo Tengah ini mengaku motornya ringsek akibat ditimpa material bangunan gapura tersebut. “Saya membeli gorengan dekat situ, karena hujan saya teduhkan motor dibawah gapura. Ternyata atapnya ambruk dan menimpa motor,” tuturnya dengan raut wajah sedih.

Hingga berita ini dituliskan, belum ada pihak terkait yang bisa dikonfirmasi. Nomor Hp kepala dinas pekerjaan umum Bungo, Ir. H. Azwir bernada dalam keadaan tidak aktif.

(ira/alm)

Sumber : http://buteekspres.com/berita/detail/2993/atap-gapura-perkantoran-pemda-bungo-roboh/#.VkJ29GYxdoM

Foto : AMBRUK: Atap Gapura perkantoran Pemda Bungo ambruk akibat diterjang angin kencang selasa petang kemarin ( buteekspres.com )

Banjir Landa Dusun Lubuk Tenam

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Habis kekeringan datanglah banjir. Paska kemarau panjang, kini warga Bungo dihadapkan pada musim baru. Yakni musim banjir.

Malam ini beberapa rumah di Dusun Lubuk Tenam sudah mulai terendam air. Lubuk tenam memang salah satu daerah yang setiap tahun langganan banjir.

Sementara itu, puting beliung tak hanya terjadi di Muara Bungo. Selasa (10/11) malam, puting beliung juga mengamuk di Dusun Teluk Pandak, Bungo.

"Saya dikirim kawan fotonya. Ada rumah di Teluk Pandak yang hampir roboh semua. Kalo atapnya sudah terbang," ujar Ferdian, warga Bungo Selasa malam.

Sementara di Muara Bungo ada lima rumah yang dikabarkan kena puting beliung. Salah satunya adalah rumah milik keluarga Rena Artika (21). Ia mengatakan atap rumah, tepatnya di bagian dapur, terbang oleh angin.

"Kami lagi ado semua dalam rumah. Tiba-tiba dengar suara ribut sekali. Langsung atap dapur terbang," ujar Rena.

Kapela UPTD Damkar, Arpan Tuyani, juga membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan ada lima rumah penduduk yang kena angin puting beliau. Kelimanya rusak berat pada bagian atap.

"Termasuk gapura besar simpang Dinas PU. Atapnya juga runtuh. Anggota kami sudah dikerahkan sana," ujar Arpan.

Hingga pukul 21.44, belum asa korban jiwa atau luka. Hanya saja ada dua unit sepeda motor yang tertimba reruntuhan atap sewkktu diterjang puting beliung.

Sumber : http://jambi.tribunnews.com/2015/11/11/banjir-landa-dusun-lubuk-tenam

Pelajar Bungo yang Hilang Saat Memancing Ditemukan Tewas Mengapung

JAMBIUPDATE.COM, Muara Bungo- setelah melakukan pencarian selama 72 Jam, akhirnya jasad pelajar yang diketahui bernama Cecep, warga Dusun Tanjung Candi Kabupaten Bungo berhasil ditemukan warga dan BPBD Bungo sekitar jam 09.00 wib Sabtu (18/4). Korban ditemukan telah menggambang di sungai Batang Bungo tidak jauh dari lokasi diperkirakan korban tenggelam.Usai dilakukan Visum Jasad Korban langsung diserahkan kepada keluarha untuk dimakamkan, 

Junaidi salah satu warga setempat saat dikonfirmasi mengatakan, Korban ditemukan oleh Timsar bersama warga dalam keadaan menggapung di permukaan sungai sekitar 300 meter dari lokasi perkiraan tempat tenggelamnya korban bersama satu teman nya yang sudah ditemukan terlebih dahulu.

“Korban ditemukan masih dalam kawasan Dusun Tanjung Candi,saat ditemukan kondisi korban dalam keadaan mengenaskan, pasalnya leher korban nyaris putus, sementara diperutnya ada luka seperti sayatan,“paparnya.

Untuk diketaui,Kamis (164) lalu, Cecep bersama rekannya Saiful pamit kepada keluarga nya masing-masing untuk pergi memancing, namun kedua pelajar ini hingga waktu nya tidak kunjung pulang, Hingga malam hari, akhirnya keluarga yang dibantu warga mencari kedua nya, dan Saiful rekan nya ditemukan dalam keadaan tewas. (hnd)

Sumber: http://www.jambiupdate.com/artikel-pelajar-bungo-yang-hilang-saat-memancing-ditemukan-tewas-mengapung.html

Diterjang Puting Beliung, Ratusan Warga Bungo Mengungsi

Jambi - Sekitar 120 jiwa dari 41 kepala keluarga (KK) warga Desa Sungai Tembang, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, hingga Jumat (20/3) masih mengungsi, setelah angin puting beliung yang menerjang desa tersebut. Sebagian warga mengungsi ke rumah keluarga dan sebagian ke mesjid di desa. Warga belum ada yang bisa kembali ke rumah mereka, karena kerusakan yang cukup berat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bungo, Indones di Muarabungo, Kabupaten Bungo, Jambi, Jumat (20/3) menjelaskan, angin puting beliung yang melanda Desa Sungai Tembang, Bungo, Kamis (19/3) subuh merusak 41 rumah. Sebanyak 10 rumah warga rusak berat dan 31 lainnya rusak ringan.

Angin puting beliung juga menyebabkan satu unit rumah ibadah rusak dan kandang peternakan ayam warga hancur, sehingga menyebabkan sekitar 2.000 ekor ternak ayam mati. Kerugian akibat bencana tersebut mencapai ratusan juta. Namun tidak ada korban jiwa dan luka akibat bencana tersebut.

Menurut Indones, pihaknya sudah memberikan bantuan makanan, mi instan, air minum kemasan, dan obat-obatan kepada para korban angin puting beliung tersebut. Petugas kesehatan juga sudah dikerahkan ke tempat pengungsian warga untuk memeriksa kesehatan warga.

“Sebagian warga yang rumahnya rusak ringan mulai memperbaiki atap seng rumah mereka yang terbang dihantam angin puting beliung. Sedangkan warga yang rumahnya rusak berat perlu bantuan untuk membangun kembali rumah mereka yang rusak,” katanya.

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jambi, Hendrizal di Jambi, Jumat (20/3) menjelaskan, Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus akan memberikan bantuan kepada para korban angin puting beliung di Desa Sungai Tembang, Bungo. Bantuan kebutuhan pokok dan pakaian sudah disiapkan dan akan disampaikan kepada para korban.

Radesman Saragih/FAB

Sumber: http://m.beritasatu.com/nasional/258805-diterjang-puting-beliung-ratusan-warga-bungo-mengungsi.html

Ini Kronologis Kebakaran yang Menghanguskan Rumah di Bungo

foto: jambiupdate.com
JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO – Tidak hanya menghanguskan rumah, kebakaran yang terjadi di Bungo pada Minggu (22/2) dini hari juga nyaris merenggut nyawa pemilik rumah yakni Apendi (58).

Kapolsek Pelepat, IPTU Gita Suhandi, kepada jambiupdate.com, menerangkan kronologis kebakaran yang terjadi di Kampung Beringin Baru, Desa Sungai  Beringin, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo itu.

Dijelaskannya, kejadian bermula saat pemilik rumah pulang dari acara hajatan di rumah kerabatnya pada Sabtu (21/2) sekitar pukul 23.00 WIB. Sesampai di rumah, korban menghidupkan lampu teplok sebagai penerangan di ruangan, karena tidak ada listrik.

Setelah itu, kata IPTU Gita, korban yang tinggal seorang diri masuk ke kamar untuk tidur, Minggu (22/2) sekitar pukul 01.30 WIB, korban terbangun dan melihat sebagian rumahnya telah ludes di lalap api.

“Korban berusaha mengeluarkan barang yang berada dalam rumahnya. Saat itu korban ikut tersambar api dan mengalami luka bakar pada bagian punggung, tangan, sebagian wajah dan juga paha,” terang Kapolsek.

Lebih lanjut Gita menerangkan, berdasarkan keterangan korban, sebelum tidur didinrya sudah mematikan lampu teplok terlebih dahulu yang sebelum nya dihidupkan. Rumah korban, lanjutnya, selain terbuat dari kayu juga jauh dari pemukiman, sehingga tidak ada warga lain yang mengetahui.
"Korban saat ini telah dirawat di rumah sakit umum H.Hanfi Muarabungo, korban menderita luka bakar 40% dari tubuhnya." tutupnya.
(hnd)

Sumber:  http://www.jambiupdate.com/artikel-ini-kronologis-kebakaran-yang-menghanguskan-rumah-di-bungo---.html
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Nyemplung di Banjir, Wabup Serahkan Bantuan

MUARA BUNGO - Wakil Bupati Kabupaten Bungo H Mashuri, Kamis (20/11) mengunjungi korban banjir sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat di Dusun Sungai Buluh Kecamatan Rimbo Tengah.

Didampingi Ketua GOW Hj Verawati Mashuri, Wabup berdialog langsung dengan korban banjir. Disampaikan oleh H Mashuri Pemerintah Daerah sangat konsen menangani korban banjir ini, ia juga meminta masyarakat bersabar karena saat ini Dinas PU sudah menurunkan eskapator untuk melakukan normalisasi sungai yang ada.

Banjir di Dusun Sungai Buluh telah berlangsung dari hari Rabu (19/11), meluapnya air dari daerah aliran sungai (DAS) dan tingginya curah hujan mengakibatkan 30 rumah warga terendam banjir. Ketinggian air mencapai 1 meter.

Dilokasi tersebut telah didirikan 3 tenda, diantaranya 1 dari BPBD 1 dari Sosnakertran dan 1 dari kesehatan. Selain bantuan berupa makanan pokok, pemda juga membantu selimut serta obat-obatan. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda air akan surut, puluhan tim dari BPBD disiagakan dilokasi banjir. 

AKHMAD RAMADHAN - Melaporkan

Sumber: http://dinamikawarta.com/berita-1390-nyemplung-di-banjir-wabup-serahkan-bantuan.html

Kepala BPBD Imbau Warga Buat Rumah Bertiang Tinggi


Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO – Kabupaten Bungo cukup rawan dengan beberapa jenis bencana. Khusus banjir, bahkan sudah menjadi semacam siklus yang terjadi setiap tahunnya.
Tak hanya ancaman banjir, beberapa daerah juga dikenal rawan tanah longsor. Bahkan puting beliung juga bukan lagi ancaman baru di Bungo. Paling tidak hal itu sudah seringkali terjadi.
Kepala Kesbang Polinmas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bungo, H Tommy Usman, mengakui itu. Kepada Tribun ia mengatakan daerah rawan bencana sudah mulai dipetakan.
Untuk daerah rawan banjir, menurut Tommy, sudah terpetakan dengan jelas. Terjangan air keruh dipastikan dating tiap tahun di tiga sungai utama. Yakni Sungai Batang Bungo, Batang Tebo, dan Batang Pelepat.
“Kami sarankan ke masyarakat di titik yang selalu terendam saat banjir, buatlah rumah bertiang tinggi. Tak perlu sekedar ikut tren rumah beton tanpa tiang,” ujar Tommy, Minggu (22/9).
Tommy mengatakan, masyarakat tak boleh hanya bersandar dan mengandalkan pemerintah saja. Mereka juga harus pro aktif mempersiapakan diri. Baik siap infrastruktur maupun siap kemampuan dan oranisasi sosial.
Organisasi sosial yang ia maksud adalah membentuk kelompok masyarakat siaga. Sehingga begitu ada kejadian, kelompok masyarakat yang dipimpin oleh petinggi dusun, sudah bisa melakukan penyelamatan efektif.
“Begitu juga dengan masyarakat yang dekat dengan potensi tanah longsor, harus siap. Kami identifikasi ada beberapa daerah, yaki di Kecamatan Rantau Pandan, Bathin III Ulu, Limbur Lubuk Mengkuang, Jujuhan, dan Pelepat,” ujarnya lagi.

Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2013/09/22/kepala-bpbd-imbau-warga-buat-rumah-bertiang-tinggi


Jawa Tengah dan Bungo Rebut Juara BPBD Terbaik Nasional

Written by DR. Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB.


Jawa Tengah dan Bungo Rebut Juara BPBD Terbaik NasionalJawa Tengah dan Bungo Rebut Juara BPBD Terbaik Nasional
BNPB dan BPBD adalah satu dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Lembaga inilah yang secara legal formal sesuai UU No.24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana sebagai lembaga yang memiliki fungsi koordinator, komando dan pelaksana dalam penanggulangan bencana.

Untuk memberikan penghargaan kinerja dan prestasi BPBD, maka BNPB memberikan penghargaan sebagai BPBD Terbaik. Dalam Rakornas BNPB dan BPBD tahun 2013 memberikan penghargaan kepada BPBD Provinsi Jawa Tengah dan BPBD Kab. Bungo Prov Jambi sebagai Juara Nasional BPBD Terbaik Tahun 2012. Gubernur Jateng -Bibit Waluyo- dan Bupati Bungo menerima langsung penghargaan tersebut dari Kepala BNPB -Syamsul Maarif- disaksikan sekitar 1.400 peserta BNPB dan BPBD se Indonesia.

Juara masing-masing bidang:
I. Perencanaan dan pengelolaan keuangan
-BPBD Provinsi:
Juara: 1 Jateng, 2 Gorontalo, 3 Sumbar
-BPBD Kab/Kota:
Juara: 1 Bungo, 2 Bima, 3 Pasuruan

II. Akuntabilitas dan Tertib Administrasi
-BPBD Provinsi:
Juara: 1 Jabar, 2 Sumsel, 3 Sulut
-BPBD Kab/Kota:
Juara: 1 Banjar, 2 Bima, 3 Gianyar

III. Pencegahan dan Kesiapsiagaan
-BPBD Provinsi:
Juara: 1 Jateng, 2 Jatim, 3 Sulut
-BPBD Kab/Kota:
Juara: 1 Bantul, 2 Cilacap, 3 Aceh Barat

IV. Penanganan Darurat
-BPBD Provinsi:
Juara: 1 Jateng, 2 Jatim, 3 Jambi
-BPBD Kab/Kota:
Juara: 1 Bantul, 2 Pangkep, 3 Banjar

V. Rehabilitasi dan Rekonstruksi
-BPBD Provinsi:
Juara: 1 Sumsel, 2 Kalbar, 3 Jambi
-BPBD Kab/Kota:
Juara: 1 Bungo, 2 Kapuas Hulu, 3 Banjar

VI. Logistik dan Peralatan
-BPBD Provinsi:
Juara: 1 Jabar, 2 Kaltim, 3 Bengkulu
-BPBD Kab/Kota:
Juara: 1 Cilacap, 2 Banjar, 3 Gorontalo

Lomba diikuti 33 BPBD Provinsi dan 366 BPBD Kabupaten/Kota. Tahun 2011 juara nasional adalah BPBD Prov Sumsel dan BPBD Kab Aceh Barat. BNPB juga memberikan penghargaan bagi relawan, TNI, Polri dan lainnya.

Sumber: http://www.tnol.co.id


Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Banjir Kembali Terjang Bungo, Tiga Desa di Pelepat Ilir Terendam


MUARABUNGO – Hujan deras yang mengguyur Bungo beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Batang Pelepat meluap. Akibatnya, tiga dusun di  bantaran sungai terendam. Ketiganya berada di kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo. Tiga dusun yang teredam yakni Padang Pelangeh sebanyak 60 rumah yang terendam, Dusun Lubuk 71 rumah dan dusun Muara Kuamang sebanyak 147 rumah yang terendam banjir. Ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 Meter.
Rumah penduduk di Dusun Muara Kuamang yang direndam banjir/ photo: infojambi.com
Warga Desa Muara Kuamang menyebutkan, air mulai masuk ke perkampungan mereka sejak Senin sore (28/1) dan terus bergerak naik hingga malam harinya hingga pagi. Namun, siang kemarin air berangsur surut. Beberapa titik jalan utama menuju Kuamang Kuning sempat putus karena tingginya debit air yang menggenangi. Transportasi pun hanya bisa dilakukan dengan menggunakan perahu.
“Tadi pagi hingga siang, mobil dan motor tidak bisa lewat,” ujar  Parmin, kepada harian ini saat dijumpai di lokasi banjir, Selasa (29/1).
Meski aktivitas warga sempat lumpuh akibat banjir, bagi anak-anak hal tersebut merupakan hiburan tersendiri. Sementara itu tenda-tenda pengungsian terlihat sudah didirkan oleh pihak Sosnakertrans Bungo.
Wakil Bupati Bungo, H. Mashuri bersama Dandim Bute, dan Sekda langsung melakukan peninjauan ke lokasi banjir. Pada kesempatan itu, Wabup memberikan bantuan kepada korban banjir berupa makanan instan dan air mineral. Wabup meminta agar masyarakat di sepanjang aliran sungai waspada karena intensitas hujan saat ini sangat tinggi.
“Kadang-kadang ditempat kita tidak hujan, di bagian hulu hujan deras, itu juga menyebabkan banjir datang,” ucapnya mengingatkan.(infojambi.com/ARI)


Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Hamzah Tewas di Jalan

Dua Korban Luka Berat
MUARA BUNGO- Kecelakaan lalulintas (lakalantas) kembali memakan korban jiwa. Kali ini terjadi di Jalan Lintas Sumatera Km 02, depan Dealer Suzuki sebelah Masjid Agung Bungo. Said Khairul Hamzah (24), warga Jalan M Yamin, Pasar Bawah, tewas ditempat kejadian.
Korban yang mengengendarai sepeda motor jenis Honda Vario Nomor BH 2932 LK beroncengan dengan Agung Kurni (22) dan salah seorang balita yang bernama Dani (5) keduanya warga yang sama dengan korban. Sepeda motor yang dikendarai korban bersama dua rekannya melintas di TKP, namun karena kurang hati-hati korban mengalami kecelakaan tunggal.
Korban yang melintas di jalan tersebut tidak memperhatikan adanya kendaraa yang lain. Karena kurangnya konsentrasi dalam berkendara korban berusaha untuk menghindar dari kendaraan lainnya. Namun nasib naas harus diterimanya karena tidak  bisa mengelak lagi dan korban pun terjatuh bersama sepeda motor dan kedua rekannya.
Jika korban tewas ditempat, berbeda dengan kedua rekannya yang hanya mengalami luka. Namun Agung Kurnia mengalami luka yang serius, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Berbeda dengan balita yang bernama Dani, ia hanya mengalami luka ringan. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir sekitar satu juta rupiah.
Kabag Ops Polres Bungo, Kompol Swittanto Prasetyo ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. "Korban meninggal di TKP, sedangkan kedua rekannya mengalami luka berat dan luka ringan,"ujarnya.
(sla/jenn)

Sumber : http://www.jambiekspres.co.id


BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

3.000 Rumah Terendam Banjir di Bungo


Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNNEWS.COM, MUARA BUNGO –Bupati Bungo Sudirman Zaini (SZ), bersama Kapolres Bungo AKBP Adi Affandi terpantau turun langsung ke beberapa lokasi banjir. Mereka juga memberikan berbagai paket bantuan kepada masyarakat yang jadi korban banjir.

Ditemui saat meninjau banjir di Dusun Tanjung Menanti Kecamatan Bathin II Babeko, SZ mengatakan belum ada laporan korban jiwa. Namun rumah penduduk yang tenggelam dipastikan sudah diatas angka 3.000 kepala keluarga.

“Fasilitas umum juga banyak, sekolah saja mungkin sudah puluhan. Tapi saya belum dapat data pastinya,” ujar SZ Rabu (26/12/2012).
Kapolsek Kota Muara Bungo AKP M Alpian menyatakan, di Kecamatan Bungo Dani, yakni di Dusun Sungai Pinang ada 102 rumah terendam banjir.

Sementara di Kecamatan Pasar Muara Bungo, ada 4 kelurahan yang terendam, yakni 641 rumah di Kelurahan Jaya Setia, 276 di Kelurahan Tanjung Gedang, 65 di Kelurahan Batang Bungo, serta 35 di Kelurahan Bungo Timur.

“Di wilayah hukum Polsek Kota Muara Bungo, ada ribuan rumah yang tenggelam. Kita terus pantau perkembangannya, karena khawatir airnya naik lagi,” ujar Alfian yang ditemui di saat melihat kondisi korban banjir bersama Camat Bathin III, Fathoni, di Dusun Manggis.

Bupati Bungo Sudirman Zaini (SZ), bersama Kapolres Bungo AKBP Adi Affandi terpantau turun langsung ke beberapa lokasi banjir. Mereka juga memberikan berbagai paket bantuan kepada masyarakat yang jadi korban banjir.

BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Tiga Tewas Saat Mengantar ke Pesantren

Senin, 20 September 2010
JAMBI, KOMPAS.com - Tiga orang warga Kabupaten Bungo tewas akibat kecelakaan lalulintas di jalan lintas timur Sumatera, Bayung Lincir, perbatasan Jambi-Sumatera Selatan pada Minggu.

Nasib naas dialami Kades Sungai Beringin, Kabupaten Bungo, Syarifudin (41), mobilnya yang ditumpangi satu keluarga beserta lima orang lain mengalami kecelakaan tunggal, pada Minggu malam pukul 22.00 WIB di Jalintim Sumatera.

Korban tewas Unju (34), sopir, Sopian Sauri (17) dan Yayan (18). "Syafrudin, istrinya Ernawati (38) dan Syarif Hidayatullah (3), luka parah," kata Iril salah satu keluarga korban di RSU Raden Mattaher Jambi, Senin (20/9/2010).

Keluarga ini beriat ke pesantren untuk mengantar anaknya, di Jawa. Namun mobil Kijang Grand Super yang berpenumpang sembilan orang itu terbalik.

Tiga orang mengalami luka parah, dan tiga orang lainnya mengalami luka ringan. Syafrudin, anak dan istrinya, mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU RSU Raden Mattaher Jambi.

Tiga korban lain hanya mengalami luka ringan, salah satunya Harti, anak Syarifudin dan dua temannya, Umu Marah (19) dan Abu Bakar (19).

Sumber: www.kompas.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!

Puting Beliung Hantam Kerinci. 45 Rumah Rusak, Termasuk Masjid dan Gedung SD

SELASA, 09 JUNI 2009 | JambiIndependent
SUNGAIPENUH - Angin puting beliung kembali menghantam Kabupaten Kerinci. Dalam setahun terakhir, angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan lebat itu sudah berkali-kali melanda daerah paling barat Provinsi Jambi tersebut. Bulan lalu, angina putting beliung juga meluluhlantakkan puluhan rumah di Desa Sungai Rumpun, Kecamatan Gunung Tujuh. Juga Desa Semurup, Kecamatan Air Hangat.

Kejadian terbaru terjadi pada Minggu (7/6) sore. Kali ini angin puting beliung menghantam Desa Sungai Langkap, Kecamatan Siulak. Angin mulai menyapu daerah perbukitan itu pukul 16.00 WIB. Sedikitnya 46 rumah dilaporkan porak poranda dihantam angin kencang yang berlangsung sekitar 15 menit itu.

Dari 46 unit rumah yang rusak, 3 dinyatakan rusak total, 17 rusak berat, dan 26 rusak ringan. Kepala Desa Sungai Langkap Abdul Rahim mengatakan, saat kejadian sore itu, langit sangat gelap disertai gerimis. Tiba-tiba dari arah Desa Mukai Pintu datang angin kencang berputar-putar dan langsung menghantam Desa Sungai Langkap.

“Awalnya angin menyentuh tanah lalu berputar-putar ke atas dan langsung menyapu rumah dan pepohonan,” jelasnya. Warga yang panik berlari ketakutan dan langsung berlindung di tempat yang aman. “Beberapa warga yang sedang berada di sawah tiarap di tanah karena takut dibawa angin,” katanya.

Saat angin menyapu desa, puluhan atap rumah warga berterbangan. Beberapa rumah yang terbuat dari kayu ambruk. Pepohonan seperti durian dan kulit manis serta tanaman cabe dan pisang milik warga, tumbang disapu angin. Selain menerbangkan genteng rumah, angin juga merusak masjid, gedung SD, bangunan rice milling, dan satu lumbung padi.

Beberpa rumah yang rusak total di antaranya milik Safrini, warga RT 4. Rumah Safrini yang terbuat dari kayu ambruk dihantam angina. Safrini pun terpaksa mengungsi ke rumah familinya. Yang rusak total lainnya adalah rumah Supriadi dan Marlini, warga RT 3, yang juga terbuat dari kayu.

Menurut Safrini, saat kejadian, dia sedang mandi di tempat pemandian Desa Sungai Langkap. “Tiba-tiba saja datang angin kencang. Saat pulang, baru saya baru tahu rumah sudah rusak,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, warga yang rumahnya terkena terjangan angin puting beliung ada yang sudah mengganti atap dengan terpal. Namun ada juga yang belum memperbaiki sama sekali. Beberapa pohon-pohon yang tumbang serta atap rumah yang berserakan di berbagai tempat belum dibersihkan.

Abdul Rahim juga mengatakan, sementara ini kerugian yang dialami warga akibat angin puting beliung belum dapat ditaksir. “Pihak pemerintah yang datang ke sini belum mendata jumlah bangunan yang rusak. Mereka baru memberikan bantuan bahan makanan, selimut, dan terpal,” katanya.

Untuk membantu warga yang terkena musibah, aparat desa berinisiatif mendirikan posko bantuan bencana alam. Kabid Kessos Kabupaten Kerinci Juanda mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan sembako, terpal, dan tikar. “Bantuan diberikan sesuai ketersediaan bantuan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Kerinci Moh Rahman saat dihubungi mengatakan, bantuan pertama sudah diberikan kepada masyarakat, berupa tenda dan bahan makanan. “Malam tadi saya langsung ke sana,” ujarnya. Bahan bangunan, kata Rahman, belum diberikan karena kerusakan masih diteliti oleh Dinas PU. “Kerusakan masih didata ulang untuk mengetahui berapa seng dan semen serta alat bangunan lainnya yang harus diberikan ke masyarakat,” tuturnya.
Sebelumnya, Juni 2007, sedikitnya 30 unit rumah warga di RT 4, RT 8, dan RT 9, Desa Gunung Labu, Kecamatan Kayuaro, rusak berat akibat hantaman badai puting beliung. Selain di Kerinci, bencana angin puting beliung juga pernah terjadi di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Menurut catatan Jambi Independent, pada 26 Mei 2009 lalu angin puting beliung juga menghantam dua desa di Muarojambi, yakni Desa Sogo dan Desa Mekarsari, Kecamatan Kumpeh Ilir. Akibatnya, puluhan rumah dan tiga ruang kelas sekolah dasar rusak berat. Puluhan pohon turut tumbang. Termasuk jaringan litrik.
April lalu, tercatat dua kali terjadi angin puting beliung, yakni pada 18 April di Desa Sungai Rumbai, Kecamatan Tebo Ulu, Tebo. Sedikitnya 74 rumah dilaporkan rusak dalam musibah itu. Tiga hari kemudian, 21 April, kejadian serupa terjadi di Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Bungo. Akibat kejadian itu, belasan rumah rusak dan dua rumah rusak berat alias hancur.
Pada 2008 lalu, angin puting beliung juga pernah terjadi di Kota Jambi. Daerah yang terkena musibah itu antara lain kompleks Perumahan Griya Aurduri dan kawasan Pulau Pandan, Kelurahan Legok, Kecamatan Telanaipura. Akibat kejadian itu, ratusan rumah di dua daerah tersebut porak-poranda.(dip)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!

Gawat!! Gunung Kerinci Muntahkan Api Serta Letusan

Selasa, 21/04/2009 | Infojambi.com
KERINCI – Hampir tengah malam, tepatnya sekitar pukul 22.00 WIB, Senin (20/4) warga Kecamatan Kayu Aro dan Gunung Tujuh dikejutkan oleh getaran dari Gunung Kerinci. Bahkan gunung tertinggi di Sumatera itu mengeluarkan api serta asap tebal hitam.

Akibat ulah Gunung Kerinci itu, warga di dua kecamatan diselimuti kecemasan yang luar biasa. Bagaimana tidak, getaran disertai suara gemuruh hebat, dan api serta asap tebal yang keluar dari kepundan Gunung Kerinci itu berlangsung dari pukul 22.00 hingga pukul 02.00 dini hari. Warga berhamburan keluar rumah memenuhi sepanjang jalan yang menghubungkan Sungai Penuh-Padang Aro (Sumbar).

Edison, salah seoarang warga Kersik Tuo mengakui, semalam warga diselimuti kecemasan mendengar suara gemuruh serta melihat percikan api dari Gunung Kerinci. Getaran terus berlangsung, bumi tempat berpijak bergetar hebat, semua warga keluar berkumpul di jalan. “Wah gawat gunung kerinci tadi malam (Senin dini hari, red). Kata kami gunung ini meletus. Karena letusan terus menerus dan megeluarkan api serta bunyinya kencang,” jelas Edision serius.

Disamping itu, Bunawar warga Desa Sungai Rumput juga mengutarakan kecemasannya. Ia mengatakan jalan lintas Kayu Aro hampir dipenuhi warga. Karena melihat aktifitas gunung kerinci kembali mengeluarkan asap tebal, api serta latusan terus menerus.

“Warga berkumpul disepanjang jalan melihat kearah gunung Kerinci yang mengeluarkan letusan terus menerus hingga getaran terasa di dalam rumah,” kata Bunawar.

Eri Prasetiyo, Kepala Pos Pemantau Gunung Api, di Kayuaro mengakui terjadi letusan (Vulkanul) terus menerus hingga megeluarkan asap tebal dan api serta guncangan pada malam Senen pukul 22.00 hingga pukul 02.00 dini hari. “Ya, malam tadi memang terjadi letusan terus menerus. Dan mengeluarkan asap dan api, letusan bernama Vulkanol. Gunung Kerinci berstatus waspada,” akunya.

Berselang berkisar 5 hingga 10 tahun, kata Eri saatnya Gunung Kerinci mengeluarkan letusan. ”Ya, ini mungkin masanya gunung kerinci mengeluarkan letusan, atau ada lempengan yang jatuh hingga mengakibatkan letusan dan guncangan,” ujarnya.

Sementara itu pintu pendakian gunung Kerinci ditutup sampai keadaan kembali normal. “Pintu pendakian ditutup sementara, menjelang normal kembali,” sebutnya.

Namun Eri menghimbau dengan kejadian ini warga tidak perlu panik karena tidak membahayakan, karena ini hanya letusan biasa.

Sementara Camat Kayuaro, Julizarman mengakui memang tadi malam Gunung Kerinci mengeluarkan api, dan menimbulkan gemuruh serta getaran yang dirasakan warga. ”Benar, tadi malam terjadi bunyi letusan yang keras dari gunung Kerinci, serta warga keluar ke jalan dan berjaga-jaga sampai pagi,”kata Julizarman.

Camat menghimbau warga yang tinggal dilereng kaki gunung Kerinci harap mengungsi ke tempat yang aman serta diminta seluruh warga Kayu Aro agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas gunung Kerinci saat ini. (infojambi.com/AL)

Sumber:
http://infojambi.com/

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!

40 Rumah Rusak Dihantam Putting Beliung

Senin, 16/03/2009 | Infojambi.com

ImageBANGKO – Setidaknya 40 rumah warga rusak akibat dihantam angin puting beliung Jumat (13/3) sekitar pukul 17.00 WIB di Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin. Tidak ada korban jiwa dalam bencana itu, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Dari pantauan infojambi.com, saat itu sekitar pukul 16.00 WIB hujan mengguyur Desa Tambang Emas. Dan saat itu tidak tampak tanda-tanda akan adanya angin kencang. Namun tiba-tiba tanpa diduga angin kencang langsung menerjang rumah warga, bahkan tidak ampun lagi rumah warga banyak roboh.

Edwar salah satu warga Desa Tambang Emas ketika ditemui mengatakan, saat itu tepat akan dilaksanakan final Volley Ball Kapolres Merangin Cup 2009, “Sudah banyak penonton yang datang dari luar desa untuk menyaksikan pertandingan bola volly, namun saat pertandingan akan dimulai tiba-tiba hujan turun sangat deras dan dibarengi angin kencang yang memporak porandakan semua yang ada ditempat itu. Bahkan tidak jauh dari tempat itu, rumah warga ada yang roboh lantaran terjangan angin ini”kata Edwar yang sempat melihat langsung kejadian ini.

Sementara itu Sarjono Kepala Desa Tambang Emas ketika dikonfirmasi perihal kejadian ini mengatakan pihaknya langsung mendata warga yang menjadi korban keganasan angin puting ini, “Setidaknya ada sekitar 40 rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin ini, dan ada sekitar 4 bangunan yang mengalami rusak parah, kemudian semuanya sudah dilaporkan kepada pihak Kecamatan Pamenang Selatan. Harapan kami nantinya akan ada bantuan dari pihak Dinas Sosial Kabupaten Merangin untuk membantu meringankan beban warga yang telah menjadi korban bencana alam ini”, ungkap Kades. H. Ahmad Camat Pamenang Selatan,  yang mengaku telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Merangin. (infojambi.com/DHA)


Sumber:http://infojambi.com



Kebakaran terjadi pada siang bolong di Muara Bungo


Jumat, 27 Februari 2009 | 14.30 WIB  
KOTA BUNGO, Info Bungo.
Siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB saat warga tengah melaksanakan sholat Jumat terjadi kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di dekat SD Empat (SD No.81)  Tepatnya di Jalan depan Mapolres Bungo, dekat sebuah Panti Asuhan. Belum diketahui pasti tentang penyebab kebakaran. 

Saat terjadi kebakaran di rumah pemilik Toko Mentari dan Toko Kue Hoki tersebut terdengar bunyi ledakan beberapa kali. Diduga bunyi ledakan berasal dari tabung gas yang meledak. Menurut warga sekitar, rumah tersebut biasanya juga sering membuat kue untuk kebutuhan di toko. 

Kebakaran yang terjadi pada siang bolong ini, terlihat jelas oleh Info Bungo asap hitam yang menjulang tinggi yang terlihat dari simpang Perumnas Rimbo Tengah Muara Bungo sekitar pukul 13.15 WIB. 
Kebakaran tersebut sempat mengejutkan warga yang pulang selesai sholat Jumat di Mesjid Al-Furqon. Mereka langsung berbondong-bondong menuju lokasi kebakaran. Saat berita ini ditulis api sudah padam dan belum diketahui berapa kerugian. (Info Bungo - Masprinet).

Lihat juga Arsip Berita:

Berita Foto: Kebakaran di siang bolong

Jumat, 27 Februari 2009 | 14.30 | InfoBungo.com

Berikut adalah foto-foto bebakaran yang terjadi di sebuah rumah dekat SD empat (SD No.81) Muara Bungo sekitar pukul 13.00 WIB Jumat siang.
Berita lengkapnya Klik di sini. 

              


    

Berita lengkapnya Klik di sini. 



12 Ribu Ton Batu Bara Terbakar

Rabu, 18/02/2009 | 02:18 WIB | Infojambi.com

ImageMUARABUNGO – Sekitar 12 ribu ton batu bara milik milik PT LMH dan CV Citra Perdana sebagai sub kontraktor PT NTC terbakar di stcok file Km 9 Desa Sijau, Muara Bungo. Terbakarnya batu bara ini karena sudah enam bulan berada di stcok file itu semakin panas. Ditambah datangnya musim kemarau beberapa hari ini, dan stcok batu bara sudah menumpuk.



Sekadar informasi, sejak Oktober 2008 pasca dihentikannya sementara aktivitas penambangan oleh Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral, Batubara dan Panas Bumi, Dirjen Mineral, Batubara dan Panas Bumi Departemen ESDM, batubara tersebut tdak boleh diangkat.



Dikhawatirkan, beberapa hari ke depan seluruh batu bara yang jumlahnya diperkirakan mencapai 30 ribu ton itu akan habis terbakar. Akibat kebakaran ini, negara dirugikan miliaran rupiah.



Sejak 6 bulan lalu, Departemen Energi Sumber Daya Mineral melakukan penutupan sementara sejumlah tambang batu bara di Kabupaten Bungo melalui surat Direktorat Pembinaan Pengusahaan Mineral dan Batu Bara bernomor 2526/30.01/DBM/2008, tertanggal 27 Oktober lalu.



Menurut Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Bungo, Drs M Tommy H Usman, pemerintah pusat seyogyanya memberikan izin untuk megangkut batu bara yang telah menumpuk itu. Karena ada beberapa sub konraktor yang telah memenuhi kewajibannya.


“Kita minta pemerintah pusat jangan memperlakukan sama seluruh sub kontraktor batu bara itu, yang sudah memenuhi kewajibannya, diperbolehkan mengangkut batabaranya," ujarnya. Sampai Selasa sore (17/02) tumpukan batu bara masih terbakar.



Dirut PT. NTC Limas Madya Nusantara yang dikonfirmasi Selasa sore menyebutkan, pihaknya bersama subkon terus berjuang dan telah memehuhi permintaan Dirjen. “Kita tunggu satu dua minggu ini. Saya kira sudah diperbolekan nambang kembali,” kata Limas didampingi sejumlah pengusaha subkon.



“Rencana kami, Jum’at depan sama-sama dengan subkon menghadap Dirjen. Persoalannya sekarang Direktur Teknik Lingkungan Marpaung dan Direktur Peminyakan Pengusahaan masih di luar negeri, sehingga persoalan ini belum bisa dibicarakan di Dirjen,” timpal Limas.


Sepanjang Selasa, Dirut NTC bersama subkon mengadakan pertemuan membicarakan masalah penghentian sementara kegiatan operasional batubara izin PKP2B. Intinya mendesak pemerintah pusat segera mencabut larangan beroperasi sub kon PT. NTC. (infojambi.com/HBL)


Sumber: www.infojambi.com



Arsip Berita Sebelumnya :


 
.
.
Hotel+di+Muara+Bungo
handphone-tablet

Peralatan Elektronik dan Gadget Pilihan dari Toko Online Terpercaya

Gadget Unik - Jual Beli Aman
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>