Headlines News :

.

.

.

makanan ringan
BelajarInggris.Net 250x250

Telepon Penting

Penjagaan Polres 110 atau 0747-2211
Satuan Lalu Lintas 0747-21144
Polsek Kota 0747-7002080
Satpol PP 0747-21651
IGD RSU Muara Bungo 118 atau 0747-21314, 0747-323493 ext 267
Pemadam Kebakaran 113 atau 0747-22199
Gangguan PDAM 0747-322622
Gangguan PLN 123 atau 0747-21046
Tampilkan postingan dengan label Pemilu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemilu. Tampilkan semua postingan

Akhirnya, Pilkada Serentak 9 Desember 2015 Jadi Hari Libur Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal 9 Desember 2015 sebagai hari libur nasional.

Keputusan tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2015 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2015 Sebagai Hari Libur Nasional. 
note 5Aturan tersebut diberlakukan guna memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara untuk mberikan hak pilihnya.

Surat tersebut dikeluarkan pada Senin (23/11/2015) kemarin dan diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat hari ini.

"Ini keputusan yang tepat. Kami menghargai. Diharapkan akan memberi waktu yang cukup untuk datang ke TPS, bagi para pemilih khususnya yang bkerja di luar daerah," tutur Komisioner KPU Pusat, Hadar Nafis Gumay di Kantor KPU, Selasa malam.

Sebelumnya, Hadar menjelaskan, hari pelaksanaan pilkada serentak perlu dijadikan hari libur nasional di seluruh daerah karena aktivitas pilkada yang lintas daerah.

Misalnya, jika seorang penduduk tinggal di daerah yang melakukan pilkada, tapi bekerja di daerah yang tidak menyelenggarakan pilkada. Hadar menilai, orang yang bersangkutan akan kesulitan untuk pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Maka dari itu, KPU sudah sejak lama mengusulkan agar 9 Desember menjadi hari libur nasional.

"Kalau tidak diliburkan, dia akan kesulitan untuk bisa memberikan hak pilihnya. Misalnya orang Depok bekerjanya di Jakarta. Kan banyak sekali," kata Hadar.
Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2015/11/24/20062881/Akhirnya.Pilkada.Serentak.9.Desember.2015.Jadi.Hari.Libur.Nasional
  BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

PILKADA SERENTAK: Mendagri Bentuk Tim Pemantau Khusus

JAKARTA, KOMPAS — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan membentuk tim khusus bersama Badan Pengawas Pemilu untuk mengawal pemilihan kepala daerah serentak di daerah. Tim bertujuan memantau persiapan penyelenggaraan pilkada dan menindaklanjuti indeks kerawanan selama pemilu.

"Pada tahap awal, pemetaan secara komprehensif sudah ada. Data yang ada di Bawaslu dan data dari kami akan di-crosscheck dengan data kepolisian. Nanti daerah yang masuk kategori paling rawan akan kami datangi," ujar Tjahjo seusai melakukan pertemuan tertutup dengan Bawaslu membahas potensi kerawanan pada pilkada serentak, Jumat (2/10), di Gedung Bawaslu, Jakarta.

Menurut Tjahjo, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bawaslu dan kepolisian terkait pengawasan pilkada. Ia berencana membuat tiga tim yang akan diterjunkan ke daerah, terutama di tempat yang dinilai paling rawan.

Tjahjo menilai, salah satu tahapan pilkada yang paling rawan adalah penghitungan suara sebab kotak suara bermalam di kecamatan. Untuk itu, penjagaan akan diperketat untuk menghindari kecurangan.

Indeks kerawanan
Dalam kajiannya, Bawaslu merumuskan lima aspek penting yang menyumbang peran dalam indeks kerawanan pilkada (IKP), yaitu profesionalitas penyelenggara, politik uang, akses pengawasan, partisipasi masyarakat, dan keamanan daerah.

Dari hasil kajian Bawaslu, daerah yang paling rawan di antaranya Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Maluku.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Bawaslu merekomendasikan agar pemerintah membantu mencarikan jalan keluar terkait dengan persoalan anggaran pengawasan yang masih terhambat di beberapa daerah.

Selain itu, Polri juga diharapkan mengoptimalkan pengamanan di daerah yang berpotensi konflik. TNI pun diminta turut membantu mendistribusikan logistik di daerah yang kondisi geografisnya sulit dijangkau.

Pada pertengahan November mendatang, Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum, Kementerian Dalam Negeri, dan kepolisian akan duduk bersama untuk menyamakan standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan pilkada.

"Kami berharap pilkada dapat berjalan lancar," kata Tjahjo Kumolo.

Harapan serupa diungkapkan Ketua Bawaslu Muhammad. Ia menyambut baik rencana Kementerian Dalam Negeri untuk turun bersama mengawal pilkada, baik dari segi penyelenggaraannya, terutama hal-hal yang terkait dengan pemerintah daerah, maupun pengawasan. (B06)

Sumber : http://print.kompas.com/baca/2015/10/03/Mendagri-Bentuk-Tim-Pemantau-Khusus

DPT Bungo 240.661 Pemilih, KPU: Belum Punya NIK Masih Bisa

Muarabungo,JAMBISATU.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bungo menetapkan Daftar Pemilihan Tetap (DPT) sebanyak 240.661 pemilih. Dimana ada 1.843 jiwa diminta untuk secepatnya mengantongi Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Alhamdulillah. Hasil Pleno penepatan DPT berjumlah 240.661. dari desa sebanyak 153, sedangkan TPS berjumlah 647,” ucap Ketua KPUD Bungo, Dailami kepada jambisatu.com, Jumat (2/10/2015).

Ia menjelaskan jumlah DPT tersebut, ada 1.843 jiwa yang belum mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK). Namun, kata Dailami pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dukcapil Bungo untuk membuat NIK secepatnya bagi yang belum mepunyai KTP dan KK.

“Sudah kami koordinasikan dengan pihak Dukcapil. Pun Dukcapil bersedia bekerja sama membuat NIK bagi yang belum punya,” tambahnya.

Dikatakan, DPT saat ini bertamah 202 dari DPT Pilpres yang telah lalu. Menurutnya, peningkatan ini, disebabkan banyaknya pemilih pemula yang sudah cukup usia untuk memilih.

“Terjadi peningkatan sebanyak 202 pemilih. Hal ini disebabkan banyaknya pemilih pemula,” tutupnya.(T)

Reporter: Azhari
Editor: Wendy

Sumber : http://jambisatu.com/berita-dpt-bungo-240661-pemilih-kpu-belum-punya-nik-masih-bisa.html

Keterangan foto : Suasana Rapat Pleno Penepatan DPT di Kantor KPUD Bungo. ( Foto : jambisatu.com )

Hamas: Dua, Angka Kemenangan

MUARA BUNGO - Setelah resmi mendapatkan nomor urut 2 dalam penetapan nomor pasangan calon bupati dan wakil bupati Bungo, Rabu siang kemarin (26/8), Mashuri (Hamas) semakin yakin bisa memenangkan pertarungan 9 desember nanti.

“Insya allah kita menang, karena angka dua ini merupakan angka keberutungan,” ujar calon bupati Hamas.

Hasil nomor urut dua yang didapatkan kata Hamas, mendapatkan tanggapan yang sangat luar biasa dari para pendukung Hamas-Apri. “Nomor dua ini memang keinginan masyarakat dan tim kita dari awal,” ungkap Mashuri lagi.

Pantauan Bute Ekspres di lokasi, setelah membuka kertas yang masih tergulung rapi dari dalam kota pengundian, pendukung Hamas lansgung bersorak gembira dengan menyebutkan angkat tersebut merupakan angka kemenangan.

Spanduk dan baleho dengan ukuran sedang pun lansung bertebaran didalam ruang rapat pleno yang digelar di ruang sidang kantor DPRD Bungo itu. “Salam dua jari, Hamas-Apri jadi bupati,” ujar pendukung Hamas-Apri.

Dengan semangat yang ditunjukkan para pendukungnya, Hamas mengaku kegembiraannya semakin bertambah setelah mendapatkan nomor urut dua itu. “Nomor urut dua sudah menjadi harapan kami dan para pendukung serta masyarakat,” tutup Hamas.

(ira/cr5)

Sumber : http://www.buteekspres.com/berita/detail/1982/hamas-dua-angka-kemenangan/

HAMAS - APRI Daftar ke KPU Bungo

MUARA BUNGO - H.Mashuri dan Safrudin Dwi Apriyanto (HAMAS-APRI) Senin (27/7) resmi mendaftar di KPU Bungo sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Bungo periode 2016 - 2021. Sebelum sampai ke KPU Bungo, HAMAS-APRI diarak keliling kota Muara Bungo yang dimulai dari Mesjid Agung Al Mubaraq Muara Bungo. 

Berikut adalah foto - foto kegiatan pendaftaran HAMAS-APRI ke KPU Bungo yang kami ambil dari akun Facebook Mashuri Bungo.

Demo Pilpres. 100 Orang Massa Prabowo Datangi KPU Bungo

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muchlisin
foto:tribunjambi.com
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Pukul 10.45, hampir 100 orang pendukung Prabowo-Hatta tiba di kantor KPU Bungo, Jalan M Saidi 622, Muara Bungo. Selain disambut polisi, anggota KPU, Bisri, yang berpidato di hadapan massa.
"Terima kasih dan kami mengapresiasi dukungan moral kawan-kawan tim Prabowo-Hatta. Mari kita sama-sama hormati proses di MK. 14 hari kedepan kita akan mendapatkan keputusan di MK," ujar Bisri.
Aksi pendukung Prabowo-Hatta siap disambut oleh Polres Bungo. Puluhan orang personil polisi tampak disiagakan di depan dan sekitar kantor KPU.

Penulis: muhlisin
Editor: fifi

Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2014/08/06/100-orang-massa-prabowo-datangi-kpu-bungo

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Anggota DPRD Bungo di Tetapkan

MUARA BUNGO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bungo kemarin Senin (12/05) secara resmi menetapkan hasil perolehan kuris Partai politik (Parpol) dan menetapkan 35 nama-nama Caleg terpilih hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April lalu, yang akan menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bungo untuk lima tahun kedepan.

Dari hasil  rapat pleno penetapan yang digelar KPU kemarin, tidak ada perobahan dari hasil pleno rekapitulasi perhitungan suara yang di gelar KPU tanggal 21 April lalu. Dengan demikian maka ditetapkan partai pemenang Pileg 2014 di Kabupaten Bungo adalah Partai Demokrat dengan perolehan kursi untuk DPRD Bungo sebanyak, 6 kursi, disusul oleh Golkar 5 kursi, selanjutnya Hanura, 4 kursi, kemudian PDI, PKS, Geridra dan PAN masing-masing memperoleh 3 kursi, PPP, PKB dan Nasdem masing-masing mendapat 2 kursdi.

Sedangkan PBB dan PKPI masing-masing hanya memperoleh satu kursi.  Ketua KPU Bungo, Dailami S Ag, mengatakan penetapan perolehan kursi setiap Parpol berdasrkan jumlah suara sah parpol, angka Bilangan Pembagi Pemilihan (BPP) disetiap aderah pemilihan dan jumlah alokasi kursi.  Sedangkan penetapan Caleg terpilih tersebut berdasarkan,  peringkat calon, suara terbanyak dan termasuk juga total perolehan suara calon per partai secara keseluruhan.

Sementara itu usai pleno, ketika dikonfirmasikan terkait gugatan Parpol seperti Gerindra dan PAN ke Mahkamah Konstitusi (MK).Dailami menegaskan, tidak ada perobahan perolehan suara Caleg, penetapan tetap berdasarkan hasil pleno. Jika memang gugatan tersebut diproses di MK, menjelang pelantikan anggota DPRD pihaknya menunggu hasil putusan MK terhadap gugatan tersebut. Bila  memang dari putusan MK ada perobahan atau perhitungan ulang, KPU akan melaksanakan putusan MK. “yang perlu diluruskan kami tidak ada memberikan rekomendasi kepada Gerindra untuk merobah perolehan suara di MK, kalau memang ada perobahan itu tertgantung hasil putusan MK. kita menetapkan sesuai hasil pleno rekapitulasi, pada saat pleno tidak ada sanggahan. Kalau memang ada perobahan di tingkat MK, kita siap melaksanakan putusan MK,” kata Dailami

Selama proses penetapan hasil Pileg, secara keseluruhan berlangsung aman, dari awal hingga akhir tidak terlihat ada protes dari saksi ataupun Parpol yang hadir saat pleno tersebut. Sedang pleno penetapan hasil Pileg yang digelar oleh KPU Bungo tersebut hanya dihadiri oleh 6 Parpol, diantaranya adalah, PDIP, Demokrat, PKB, PKS, Golkar, Nasdem, dan Gerindra. “ada parpol yang tidak datang, kita tidak tahu kenapa, tapi kita sudah undang semuanya, Gerindra datang saksinya,” tutupnya (aan)

DAPIL I 
1.Ria Mayang Sari, SH          Demokrat          
2..Syarkoni Syam                   Golkar          
3.Syaiful Acik Bilal                 Demokrat      
4.Gusriyandi Rifa’i                  PDI P          
5.Ahmad Fauzan, S.Sos       Hanura          
6.H.M. Rasyidi. HMZ             PKPI          
7.Rosmala Dewi, SE              PKB          
8.Jasmi, Ama                          PKS          
9.Desmiati, ST                        PPP            

DAPIL II
10. Sumaryono                      Golkar          
11. Khairullah, HS                Golkar          
12. Leni Elvira Z, SE             Demokrat      
13. Abu Bakar                        Gerindra      
14. Drs. Winarno                  PAN          
15. H. Kamal. HG                 Hanura          
16. Muslim                             Nasdem          
17. Dadang Sukmawan     PDIP    

DAPIL III
18. M. Mahllli HM, SH, MH      PAN          
19. H. Martunis, S.Pd                 Demokrat      
20. Asnadi                                      Hanura          
21. Z. Arifin, SH, MH                   Golkar          
22. Hermanto H. Men                Gerindra      
23. Hozin, S.Pd.I                          PKS    

DAPIL IV      
24. Karwati                                   Demokrat          
25. Waaki Mussolah, A.md    Demokrat          
26. Alex Cander                          Gerindra          
27. Yahya                                     PPP              
28. Syaiful Bakhri                      PKB              
29. Al Mahfuz                             Golkar              
30. Al Jupri, S.Pd.I                    PDIP              
31. Dharmawan                        PKS              
32. Ismail Buzar                       Hanura              
33. Hendri Novriza                  PAN              
34. Paino                                    PBB              
35. Suryani                                NasDem            
Sumber: http://dinamikawarta.com/berita-1132-anggota-dprd-bungo-di-tetapkan.html

Ngaku Hanya Iseng Mencalonkan Diri jadi Anggota Dewan

Lebih Dekat dengan Ria Mayang Sari, Putri Wagub Jambi
Ria Mayasari mengaku hanya iseng mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Kabupaten Bungo Periode 2009-2014 lalu dan ternyata terpilih. Pada 9 April lalu, dia kembali mencalonkan diri dan kembali terpilih.
Foto:jambiekspres.co.id
PEREMPUAN yang terjun di dunia politik pada usia muda di Kabupaten Bungo sangat sulit ditemukan. Namun salah satunya adalah Ria Mayang Sari, SH. Dara cantik yang dilahirkan di tengah keluaga terpandang di Provinsi Jambi, khsusunya di Kabupaten Bungo.

Dia tergerak untuk membantu masyarakat dan mencoba terjun kedunia politik, 2008 lalu. Ria sendiri merupakan putri dari Hj Rahimah dan Fahrori Umar yang merupakan Wakil Gubernur Jambi. Dia mengaku, sebenarnya ibunya yang diminta oleh pengurus partai Demokrat untuk mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Bungo.

“Sebenarnya mama yang diminta oleh pengurus partai. Karena mama tidak mau, Mayang yang mengajukan diri untuk maju,” katanya saat ditemui di kediamannya, (08/5) kemarin.
“Pemikiran waktu itu, siapa juga yang mau milih Mayang. Karena baru terjun di dunia politik. Apa saja kerja DPR waktu itu juga, saya tidak tahu,” jelasnya.

Bahkan, usai pencoblosan di tahun 2009 lalu, dirinya langsung ke Jakarta, pulang ke tempat suaminya. Mayang merasa tidak yakin akan dipilih oleh masyarakat di Dapil II kala itu.

Hanya saja, ternyata masyarakat tetap meilih dirinya untuk perwakilan di Dapil II dan ditetapkan menjadi anggota DPRD Bungo. Wanita kelahiran 29 Maret 1986 ini sangat terkejut dengan suara yang ia raih kala itu.

Di periode kedua ini, Mayang sengaja mengambil Dapil I. Di Dapil I ini, Mayang mendapatkan suara terbanyak dari caleg lainnya. “Tidak nyangka saja awalnya. Yang ngurusin suara pada Pileg 2009 lalu, adalah mama, Mayang langsung ke Jakarta,” katanya.
Meskipun awalnya iseng-iseng, kini dia sangat getol dalam mengemban tugas menjadi perwakilan masyarakat di DPRD. Apalagi dia alumni Fakultas hukum Unja yang selesai 2008 lalu. Untuk lebih fokus membantu masyarakat di pemerintah, istri perwira berpangkat AKP ini berencana akan melanjutkan kuliah S2 Ilmu Pemerintahan (IP). “Karena saat ini saya sudah berkecimpung di pemerintahan, saya harus menambah ilmu dalam kepemerintahan,” tandasnya.

Selain menjadi anggota DPRD Bungo, putri pertama Wakil Gubernur Jambi ini juga sering Joging. Dan yang tidak kalah penting adalah berkumpul dengan keluarga saat hari-hari libur.

Di dunia pendidikan, istri dari Rinaldo Aser, SH, S. IK, mengenyam pendidikan SD di Bungo, SMP Muhammadiyah Jakarta dan tamat di Al falah Jambi, SMP Jambi, SMA 5 Jambi, dan Kuliah di Unja. Ia juga banyak meraih prestasi saat masih di dunia pendidikan.

Terutama lomba pidato dan juga aktif di organisasi-organisasi sekolah. Yang tidak kalah penting adalah, dari SD hingga SMA, dirinya tidak pernah keluar dari peringkat 10 besar. “Ada sih satu kali rangking 11. Orang tua sangat kecewa kala itu,” akunya.

Aktif di dunia politik, menurutnya, sangat menggembirakan dan bisa membantu masyarakat. Yang jelas, pengalaman dan wawasan menjadi luas. “Saya menjalaninya dengan santai. Ikuti sajalah,” paparnya. (*)

Sumber: http://www.jambiekspres.co.id/berita-15832-ngaku-hanya-iseng-mencalonkan-diri-jadi-anggota-dewan.html

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Nama Calon Ketua DPRD Bungo Mengerucut

MUARABUNGO – Partai Demokrat Bungo dinyatakan sebagai partai pemenang dengan mengantongi total suara sebanyak 30.585,  dalam rapat pleno KPUD Bungo. Dengan perolehan suara ini, Demokrat dipastikan meraih enam kursi dari total 35 kursi di DPRD Bungo. Demokrat juga dipastikan bakal menjadi pimpinan dewan untuk periode 2014 – 2019 ini. Nama calon ketua DPRD Bungo dari Partai Demokrat saat ini bahkan sudah santer dibicarakan. Salah satu nama yang diprediksi memiliki peluang besar adalah peraih suara terbanyak di partai berlambang mercy, Ria Mayangsari.

Ketua DPC Demokrat Bungo H. Sudirman Zaini (SZ) mengaku semua nama yang meraih suara dan bakal duduk di DPRD Bungo memliki peluang. Namun siapapun itu, SZ memiliki kriteria siapa yang berhak menjadi pucuk pimpinan dewan. Sejumlah kriteria yang diinginkan SZ diantaranya caleg merupakan peraih suara terbanyak. Kemudian memiliki kompetensi dan berpengalaman serta harus mampu menjadi mitra yang harmonis antara eksekutif dan legislative.“Kriterianya itu. Masalah apakah nanti laki-laki atau perempuan tidak masalah. Yang jadi tolok ukur kompetensi, kemampuan, peraih suara terbanyak. Itu menjadi pertimbangan besar,” ujar SZ.

Ketika diajukan sejumlah nama, diantaranya Mayangsari, SZ mengatakan bahwa dimata DPC, Mayang sudah memiliki pengalaman menjadi anggota DPRD satu periode. Dirinya mengaku yakin Mayangsari bisa menciptakan iklim yang baik di DPRD Bungo. Tahu mana yang baik dan tidak demi pembangunan  Kabupaten Bungo.“Dia (Mayangsari) sudah berpengalaman. Dia sudah menjadi anggota DPRD, tentunya sudah tau apa yang harus dilakukan. Mana yang baik dan tidak dia sudah tau.  Nanti saya rapat partai dulu, dalam waktu dekat, baru kita putuskan. Ini baru bicara kriteria saja,” ujarnya.

Saat disinggung apakah nanti calon ketua DPRD harus caleg yang merupakan pengurus harian atau tidak, SZ mengaku itu tidak masuk dalam kriteria“Itu tidak masuk kriteria. Siapapun nanti yang dipandang mampu itu yang akan menjadi ketua. Tidak harus pengurus partai,” tegas SZ.

Terkait dengan perolehan suara terbanyak pada Partai Demokrat, SZ mengaku sangat berterimakasih kepada masyarakat Kabupaten Bungo atas kepercayaan ini. Dirinya mengaku bahwa target yang dipatok Demokrat sebanyak 7-8 kursi dan terealisasi 6 kursi, menjadi sebuah keberhasilan tersendiri. Diakuinya, secara Demokrat secara nasional yang turun elektabilitasnya tak berpengaruh di masyarakat Bungo.“Meskipun kita kaui secara nasional turun, tapi masyarakat Bungo percaya kepada kami. Saya ucapkan terimakasih. Kami akan jalankan amanah ini sebaik-baiknya,” pungkas SZ (acn)

Sumber: http://dinamikawarta.com/berita-1065-nama-calon-ketua-dprd-bungo-mengerucut.html

Berikut Nama-Nama yang Diprediksi Duduk di Kursi DPRD Bungo

MUARA BUNGO – Hingga pukul 21.00 WIB malam ini, Selasa (22/4), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bungo masih menggelar pleno rekapitulasi perhitungan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Dari data yang diperoleh, sudah dapat diprediksi nama-nama caleg yang bakal duduk di kursi DPRD Bungo periode 2014-2019.

Berikut nama-nama caleg yang diprediksi bakal duduk di kursi DPRD Bungo :

Dapil I
1. Ria Mayang Sari (Demokrat)
2. Syarkoni Syam (Golkar)
3. Syaiful Acik Bilal (Demokrat)
4. Gusriyandi Rifai (PDIP)
5. A Fauzan (Hanura)
6. HM Rasyidi (PKPI)
7. Rosmala Dewi (PKB)
8. Jasmi (PKS)
9. Desmiati (PPP)

Dapil II
1. Sumaryono (Golkar)
2. Abu Bakar (Gerindra)
3. Winarno (PAN)
4. Leni Elvira (Demokrat)
5. Khairullah HS (Golkar)
6. H Kamal (Hanura)
7. Muslim (Nasdem)
8. Edianto (PDIP)

Dapil III
1. Mahili (PAN)
2. Martunis (Demokrat)
3. Z Arifin (Golkar)
4. Asnadi (Hanura)
5. Hozin (PKS)
6. Hermanto (Gerindra)

Dapil IV
1. Karwati (Demokrat )
2. Waaki Musolah (Demokrat)
3. Alex Cander (Gerindra)
4. Yahya (PPP)
5. Syaiful Bahri (PKB)
6. Suryani (Nasdem)
7. Almahfuz (Golkar)
8. Al Jufri (PDI-P)
9. Dharmawan (PKS)
10. Ismail (Hanura )
11. Hendri Novriza (PAN)
12. Paino (PBB)
Reporter : Kholis

Sumber: http://www.metrojambi.com/v1/politik/27151-berikut-nama-nama-yang-diprediksi-duduk-di-kursi-dprd-bungo.html
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Suara Zulfikar Capai 100 Ribu, Bakal Tertinggi Skala Nasional


MUARABUNGO - Mantan Bupati Bungo dua periode, H Zulfikar Achmad, memperoleh suara sudah di atas angka 100 ribu pada Pemilu 9 April 2014. Diperkirakan Zulfikar memperoleh suara tertinggi untuk level nasional.
"Berdasarkan laporan kawan-kawan dari DPD I Demokrat, saya masih memimpin angka perolehan suara sementara, sudah di atas angka 100 ribu," kata Zulfikar via telepon, Minggu (20/4).
Pengamat politik Bungo, Dharmawan, mengatakan, Zulfikar diprediksi memperoleh suara tertinggi diantara calon anggota DPR dan DPD se-Indonesia. Itu memungkinkan karena nama ZA cukup populer di Jambi.
"Dia yang memiliki gagasan pemekaran Provinsi Jambi di wilayah barat, membangun bandara, berambisi memekarkan Kabupaten Bungo, berambisi menjadikan Bandara Bungo sebagai bandara internasioanl dan embarkasi haji. (infojambi.com)
penulis : hambali || editor : doddi
Sumber: http://infojambi.com/topik-utama/10538-suara-zulfikar-capai-100-ribu-bakal-tertinggi-skala-nasional.html

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Ratusan Suara PAN Dapil I Diduga Raib

M Mahilli - foto:dinamikawarta.com
MUARABUNGO – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bungo,M.Mahilli mengaku jika partai berlambang matahari ini kehilangan suara di daerah pemilihan (Dapil) Bungo I. Tak tanggung-tanggung, suara yang disebut raib ini berjumlah 464 suara. Ini diketahui dari jumlah data total suara di dapil I berdasar C1 yang dipegang PAN berjumlah 1.792 suara. Namun dari data hasil pleno PPK, jumlahnya berkurang 464 suara.

“Kita (PAN) kehilangan 464 suara di Dapil I. Antara data C1 yang kita pegang tak sesuai dengan data dari PPK,” sebut Ketua DPD PAN Bungo, M. Mahilli HM di kediamannya kemarin. Atas kejadian yang dinilai sarat dengan kecurangan ini, pihaknya akan melakukan berbagai langkah untuk mengembalikan suara yang hilang tersebut. Sebelum pleno KPUD Bungo, pihaknya bakal melaporkan ini kepada Panwaslu Bungo.

“Intinya kita tidak terima dengan ini. Kita terus kumpulkan data. Sebelum pleno, kita pastikan klita  laporkan ini,” ujarnya.

Seandainya nantinya pleno KPUD tetap menyebutkan data yang ada saat ini, pihaknya  mengaku akan melakukan berbagai upaya untuk menarik suara yang menjadi haknya tersebut.  “Kita akan terus berupaya. Itu suara untuk kita (PAN). Ya harus dikembalikan ke partai kami. Kita curiga partai besar bermain terkait ini,” sebutnya.

Apabila suara tersebut kembali, sebut Mahilli, kemungkinan di dapil I akan muncul satu anggota DPRD Bungo dari PAN. Karena menurut hitung-hitungannya, dengan suara itu, PAN berpeluang mendapatkan satu kursi dari aduan suara atau berdasarkan rangking. “Kalau suara itu kembali kita bisa satu kursi di Dapil I,” tukasnya. (acn)

Sumber: http://dinamikawarta.com/berita-1038-ratusan-suara-pan-dapil-i-diduga-raib.html

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Caleg di Bungo Saling Goyang di Internal Partai

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Layaknya kompetisi, bukan hanya cerita tentang menang dan kalah. Gugat menggugat dan tudingan kecurangan, menjadi bagian dari warga pemilu legislatif 2014 di Bungo.

Terbaru, caleg PDIP nomor urut lima di Dapil II, Dadang Sukmawan, mendatangi Panwaslu Bungo. Jelas bukan sekedar bertandang. Melainkan membawa setumpuk berkas sebagai dasar pengaduan indikasi kecurangan pemilu.

"Ada penggelembungan suara di dua TPS Desa Sungai Beringin. Suara Edianto digelembungkan sangat banyak," ujar Dadang di kantor Panwaslu Bungo, Jalan M Saidi nomor 660 Rt 06 Lingkungan III, Kelurahan Bungo Barat, Kecamatan Muara Bungo, Sabtu (19/4).

Dadang mengatakan, di TPS I Sungai Beringin, Edianto meraih 54 suara. Sementara di TPS II, Edianto yang juga Sekretaris DPC PDIP Bungo, dapat suara 45. Sehingga menurut form C1 yang ia pegang, mestinya di dua TPS ini total suara Edianto adalah 99 suara.

"Tapi di format DA-1, suara Edianto di Sungai Beringin jadi 259 suara. Padahal waktu pleno di PPK, pihak PPS juga sudah menegaskan suara Edianto di Sungai Beringin adalah 99," ujar Dadang.

Menanggapi ini, Edianto yang dikonfirmasi per telepon, menanggapi santai. Politisi yang biasa disapa Uda Edi, mengatakan ada menang dan kalah adalah hal biasa dalam politik. Begitu juga dengan isu `main' suara, ia mengaku tak kaget.

Kepada Tribun ia memastikan tidak ada kecurangan sama sekali. Semua dokumen yang diterbitkan penyelenggara pemilu, mulai form C1 oleh KPPS, D-1 oleh PPS, sampai DA-1 sebagai produk PPK, ia pastikan singkron.

"Soal puas dan tidak puas, itu hal biasa. Mungkin karena dia juga sudah berkorban banyak untuk pemilu ini. Begitulah dinamika politik. Saya tahu pasti ada orang (mendorong) di belakang dia," ujar Edi lagi.

Bukan cuma Edi yang jadi tertuding. Belakangan juga merebak isu caleg incumben dari Partai Hanura, H Kamal HG, juga bermain. Dari isu yang berhembus, yang jadi korban karena suaranya tertindih caleg lain.

H Kamal juga mengaku sudah mendengar isu tersebut. Ia menduga penghembus isu memakai data Kesbangpol Linmas. Padahal mestinya yang jadi rujukan adalah data resmi penyelenggara pemilu seperti form C1, D1, dan DA-1. 

"Bagi saya bukan C1 plano pun oke. Saya yakin tidak ada permainan di seluruh Dapil II. Bahkan kalau bisa buka kotak pun tidak masalah. Tapi itu (buka kotak, red) kan tidak ada aturannya. Kecuali atas perintah MK," ujar Kamal, Sabtu (19/4) siang.

Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2014/04/20/caleg-di-bungo-saling-goyang-di-internal-partai
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Demokrat Bungo Dapat Enam Kursi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO – Sepuluh tahun terakhir, PAN mendominasi Bungo. Sudah dua periode pula DPRD Bungo dipimpin oleh politis PAN. Mulai Dedi Putra, berlanjut kemudian dengan Mahilli.
 
Kini semua berubah drastis. Terpuruk di pusat, bukan berarti sama di daerah. Di DPR RI perolehan suara Partai Demokrat (PD) diprediksi anjlok jauh. Namun di Bungo, Sudirman Zaini sukses membawa PD jadi pemenang pemilu.
 
Hasil rekapitulasi PPK dari 17 kecamatan membuktikan itu. Total suara sah PD untuk DPRD Kabupaten Bungo 30.479. Yakni 7.289 di Dapil I, 6.978 Dapil II, 5.955 di Dapil III, dan meledak jadi 10.257 di Dapil IV.
 
Jumlah yang cukup fantastis ini sering pula dengan perolehan kursi. Jika sebelumnya kursi PD hanya tiga, kini naik 100 persen. Enam kursi. Jika berhitung dengan kemungkinan BPP, PD akan bisa dapat masing-masing dua kursi di Dapil I dan IV. Serta masing-masing satu kursi di Dapil II dan III.
 
Menempati posisi kedua perolehan suara, berdasar rekapitulasi 17 PPK, adalah Partai Golkar. Si beringin rindang meraup total 22.223 suara sah. Yakni 3.921 di Dapil I, 7.874 di Dapil II, 3.635 di Dapil III, serta 6.793 di Dapil IV.
 
Prediksi perolehan jumlah kursi Golkar satu digit di bawah PD, lima kursi. Dua kursi di Dapil II, dan masing-masing satu kursi di tiga dapil lainnya. Hanya saja untuk Dapil IV Golkar terbeli kursi ‘mahal’.
 
Partai dengan sosok sentral Prabowo Subianto, Partai Gerindra, juga unjuk taring. Untuk pertama kalinya Gerindra mampu mencapai empat kursi di DPRD Bungo. Total perolehan suaranya sebanyak 17.202.
 
Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2014/04/19/demokrat-bungo-dapat-enam-kursi
 
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Dicurigai, Partisipasi Pemilih 100 Persen

Surat Suara Cadangan Juga Dicoblos.
 
JAMBIUPDATE.COM, MUARA BUNGO , Pelaksanaan Pemilu ditiga dusun di Bungo yakni, di Dusun Sungai Beringin, Dusun Danau dan Dusun Leban menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, di sini partisipasi pemilih 100 persen dan juga tidak ditemukannya surat suara yang rusak.

Ketua DPD PAN Bungo, Mahili kepada wartawan mengatakan, ia meminta agar ini dievaluasi dan mendesak dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) karena ini terindikasi terjadi kecurangan.


“Tidak mungkin seluruh warga memilih semuanya. Yang lebih aneh, Caleg yang dipilih itu hanya satu orang. Dan mengapa di tingkat provinsi dan pusat muncul Caleg di luar partai yang dipilih berbeda, bukan satu orang. Tentu menjadi pertanyaan, “ katanya.


Kecurigaan ini diperkuat dengan adanya keluarganya di Leban.  Saat pemilihan, satu keluarga ini sedang berada di Aceh, menghadiri wisuda kelulusan anaknya yang menjadi anggota TNI.


“Keluarga saya di sana (Aceh, red) waktu pencoblosan. Tapi data disebutkan DPT menggunakan hak suaranya secara keseluruhan.  Jadi siapa yang memcoblos mewakili dia,” tambahnya.


Untuk itu, ia meminta kepada Panwaslu dan penegak hukum untuk menindaklajutinya.  Dirinya berharap ada pemilu ulang yang berjalan sesuai aturan.


“Zaman Suharto dulu pun tak pernah kejadian pemilihan 100 persen. Tidak mungkinlah semuanya menggunakan hak suaranya. Pasti ada salah satu yang tak ikut mencoblos. Bahkan ini surat suara cadangan yang 2 persen juga ada yang sudah dicoblos. Ini kan luar biasa,” tuturnya. 

Sumber: http://jambiupdate.com/artikel-dicurigai-partisipasi-pemilih-100-persen.html

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Mahili Diprediksi Lengser dari Ketua DPRD


MUARABUNGO - Kendati hasil Pemilu 9 April 2014 belum diplenokan oleh KPU Bungo, M Hilal dan Mariani anggota DPRD Bungo saat ini diprediksi tidak lagi terpilih menjadi anggota legislatif untuk periode 2014 - 2019.

M.Mahili   foto:infojambi.com
Diperoleh informasi dari Dapil III, wilayah M Hilal dan Mariani mengadu nasib bersaing menambang suara, enam orang formasi anggota dewan dari Dapil III diisi oleh M Mahili sekarang Ketua DPRD Bungo (PAN), Martunis (Demokrat), Z Arifin (Golkar), Hasnadi (Hanura), Hermanto (Garindra) dan Khozin (PKS).

Hasil Pemilu 2009 dari Dapil III ini PAN memperoleh dua kursi duduk di DPRD, yakni M Mahili (Ketua PAN Bungo) dan M Hilal. Selain itu Mariani (Garindra), Halilintar (PDIP) dan Z Arifin.

Selain itu Mahili diprediksi juga harus turun dari jabatan Ketua DPRD Bungo untuk periode 2014 - 2019, karena PAN bukan pemenang pemilu di Bungo. Pemenang pemilu diprediksi adalah Demokrat atau Golkar. (infojambi.com)

penulis : hambali

Sumber: http://infojambi.com/peristiwa/10488-mahili-diprediksi-lengser-dari-ketua-dprd.html


Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Caleg Gagal Ramai-ramai Tarik Bantuan

MUARABUNGO - Sejumlah caleg yang sudah merasa gagal dalam Pemilu legislatif yang baru beberapa hari berlalu langsung bertindak kurang terpuji. Yakni dengan menarik kembali sejumlah bantuan uang dan pemberian yang ketika itu diberikan ke sejumlah konstituennya.

Saat menyalurkan barang-barang tersebut, para caleg dengan bahasa yang dibalut ‘pemanis’ mengklaim sebagai bantuan. Aksi bagi-bagi bantuan tersebut kemudian diklaim sebagai bentuk kepedulian para caleg terhadap masyarakat. Padahal dibalik pemberian bantuan tersebut, ada keinginan dan kepentingan yang lebih besar, yakni mencari simpati masyarakat untuk meraup suara sebanyak-banyaknya.

Seperti yang tengah ramai mengemuka di Kabupaten Bungo, tim sukses sejumlah caleg beberapa hari belakangan ini ramai-ramai menarik kembali bantuan yang diberikan setelah melihat ‘calon’ yang diperjuangkannya gagal meraih kursi ‘empuk’ di legislatif.

Baru-baru ini di perumahan BTN Lintas Asri Kelurahan Sungai Kerjan Kecamatan Bungo Dani, salah seorang oknum caleg gagal bertarung di Dapil Bungo 3 melalui tim suksesnya yang tak etis untuk disebutkan nama oknum caleg dan tim suksesnya tersebut malah teganya menarik kembali bantuan yang diberikan kepada warga. Oknum caleg gagal melalui tim suksesnya itu menarik kembali bantuan berupa seperangkat baju kepada sejumlah konstituennya karena yakin dirinya tidak lolos di pileg.

Salah seorang warga yang menerima bantuan, Muji mengemukakan, memang dirinya diberi baju oleh salah seorang caleg, tetapi dalam pemberian tersebut tidak ada kesepakatan dirinya mencoblos caleg tersebut.

”Waktu pemberian tersebut saya terima Alhamdulilah, ketika disuruh mencoblos saya jawab InsyaAllah, kalau sekarang saya disuruh kembalikan ya saya balikkan, walaupun baju tersebut sudah pernah saya pakai,” ujar Muji bernada kesal.

Selain kasus di atas, kasus caleg menarik bantuan karena perolehan suaranya minim juga terjadi. Masih di dapil 3 Bungo. Kali ini dilakukan oleh oknum caleg yang juga gagal untuk duduk di kursi DPRD kabupaten Bungo pada pemilu 2014 ini. Dia menarik bantuan berupa uang yang sebelumnya telah diberikan kepada warga.
Uniknya, dengan alasan takut dicerca masyarakat, penarikan sumbangan uang tersebut tidak dilakukan sendiri oleh caleg bersangkutan, melainkan melalui tim suksesnya.

Tim sukses sang caleg gagal ini menarik kembali uang pemberiannya kepada beberapa warga setempat. Tim sukses caleg incumbent ini, meminta kembali uang yang telah diberikan kepada beberapa warga masing-masing sebesar 100 ribu rupiah.
Dia merasa dirugikan karena di TPS setempat, karena caleg jagoannya  mendapat suara jauh dibawah target. Uang tersebut akan dikembalikan ke caleg bersangkutan, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepadanya.
Namun aksi ini mengundang keprihatinan sekaligus keheranan. Pasalnya, tidak pernah ada komitmen yang mengikat para konstituen setelah menerima bantuan dari para caleg. ”Kan kami tidak pernah meminta. Mereka saja yang datang memberi dan tidak pernah ada perjanjian atau kesepakatan untuk memilih mereka,” sesal salah satu warga.(tim)

Sumber: http://dinamikawarta.com/berita-1027-caleg-gagal-ramairamai-tarik-bantuan.html
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Dapil 1, Empat Parpol Diprediksi Tersingkir


MUARABUNGO - Dengan tersedia 9 kursi di DPRD Kabupaten Bungo, membuat persaingan Partai Politik (Parpol) di Daerah Pemilihan (Dapil) Bungo I pada Pemilu 2014 sangat ketat. dari 12 parpol yang menjadi Peserta Pemilu 2014, sebanyak empat partai diprediksi bakal tersingkir.

Dari data sementara yang diperoleh Bungo Pos, keempat parpol yang diprediksi bakal tersingkir adalah Partai NasDem, Partai Gerindra, PBB dan Partai PAN. Karena keempat partai tersebut merupakan partai dengan raihan dukungan terkecil di Dapil I.

Partai NasDem diprediksi bakal tereliminasi lebih awal lantaran hanya meraih 1367 dukungan, kedua adalah partai Gerindra dengan raihan sementara 2025 suara, dan kemudian PBB dengan total sebanyak 2060 suara.

Sementara PAN, meskipun masih memiliki peluang dengan bersaing bersama PKS, partai pemenang Pemilu 2009 lalu tersebut masih kalah dalam perolehan suara dengan dukungan 2222, sementara PKS sudah mencapai 2318 suara.

Sekretaris DPD PAN Kabupaten Bungo, M Zainuri mengaku masih optimis PAN meraih satu kursi di Dapil I, karena dari perhitungannya PAN bisa masuk. “PAN tetap masuk satu kursi, jadi kami masih yakin,” ujarnya.

Sementara itu, untuk posisi aman di Dapil I adalah Partai Demokrat  dengan raihan 7084 suara, bahkan partai berlambang mercy terebut bisa menempatkan 2 wakilnya di dapil I.

Selain Partai Demokrat, partai lain yang hampir dipastikan memiliki wakil di DPRD dengan jumlah 1 kursi adalah Partai Hanura dengan 4751 suara, PDI Perjuangan dengan 4413 suara, Partai Golkar dengan 3635 suara, PPP  dengan 3258 suara, PKPI dengan 3143 suara dan  PKB dengan 2462 suara. (dom)

Sumber: http://dinamikawarta.com/berita-1015-dapil-1-empat-parpol-diprediksi-tersingkir.html

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Demokrat Sementara Unggul di Bungo

MUARABUNGO – Kendati KPU Bungo belum menetapkan secara resmi hasil perolehan suara Pemilu 2014 khususnya untuk perolehan suara DPRD Kabupaten Bungo. Namun berdasarkan data sementara yang diperoleh Bungo Pos dari penghitungan cepat yang di kantor Camat sejumlah Kecamatan khususnya dalam wilayah Kota Muara Bungo. Untuk perolehan hasil suara sementara Partai Demokrat meraih suara tertinggi termasuk suara Calegnya. Di dapil I Kecamatan Pasar Muara Bungo berdasarkan data sementara data penghitungan cepat yang diperoleh Bungo Pos di kantor Camat Pasar Muara Bungo kemarin, untuk caleg Partai Demokrat nomor urut 3 Syaiful Acik Bilal meraup suara tertinggi sebanyak 806 suara di Kecamatan Pasar Muara Bungo ini.  Posisi kedua diraih Caleg Demokrat nomor urut 1 Ria Mayangsari memperoleh 433 suara. Dan total perolehan suara Demokrat di Kecamatan Pasar Muara Bungo 1.744 suara.

Sementara Ria Mayangsari menang telak di Kecamatan Bathin III dengan perolehan suara 1.500 lebih."Demokrat menang di kecamatan Pasar.  Dengan jumlah suara 1.744," ujar panitia penghitungan cepat Kecamatan Pasar Muara Bungo saat dikonfirmasi kemarin.

Sementara itu Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di Kecamatan Pasar Muara Bungo berada diposisi kedua dengan perolehan suara sebanyak 1.615.  Caleg incumbent Ahmad Fauzan nangkring di posisi pertama di partai besutan Wiranto ini dengan meraih 763 suara.  Kemudian disusul Wakil Ketua DPRD Bungo Andriansyah yang juga Ketua DPC Partai hanura Bungo dengan perolehan 254 suara.

Posisi ketiga ditempati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan total suara mencapai 1.411 suara. Dipartai ini Gusriyandi Rifai alias memimpin dengan jumlah suara mencapai 490. Kemudian diikuti Ridwan Idris dengan 331 suara. Untuk peroleh suara terbanyak keempat diraih Partai Golkar dengan 1.324 suara.  Peraih suara terbanyak di partai ini diraih Wakil Ketua DPRD Bungo, Syarkoni Syam yang juga Sekretaris Partai Golkar Bungo dengan total suara 644. dan disusul Zulhelmi dengan 182 suara.

Dan diposisi lima diraih Partai Persatuan Pembangunan dengan total suara mencapai 945 suara.  Dedi Arman menjadi caleg dengan suara terbanyak di Partai berlambang Ka’bah ini yakni mengumpulkan 284 suara dan diposisi kedua diraih Dadang Irianto dengan meraih 165 suara.

Hal sama juga terlihat di Kecamatan Rimbo Tengah.  Demokrat juga tercatat memperoleh suara terbanyak,  yakni mencapai 1.651 suara. Dikecamatan ini lagi-lagi Syaiful Acik Bilal kembali memperoleh dukungan terbanyak mencapai 422 suara.  Kemudian Ria Mayangaari menjadi caleg incumben dengan perolehan suara terbanyak kedua di partai ini dengan mengumpulkan 292 suara.

Peringkat kedua diraih PDIP dengan total suara mencapai 1.379. Di kecamatan ini Ridwan Idris menjadi caleg dengan perolehan terbanyak di partai ini,  yaitu mencapai 454 suara.  Gusriyandi Rifai diposisi kedua dengan 433 suara.

Kemudian Partai Hanura berada di posisi ketiga dengan 1.319 suara.  Di kecamatan ini,  Andriansyah memperoleh suara sebanyak 281 suara dan Ahmad Fauzan 257 suara.  Sementara PAN bertengger di posisi empat meraup 1.123 suara dengan perolehan terbanyak diraih Andri Sanusi 460 suara dan Muhammad Zainuri yang juga Sekretaris PAN Bungo itu meraih 325 suara. Posisi kelima diraih Partai Bulan Bintang (PBB) dengan meraih total suara 1.078. Perolehan terbanyak caleg PBB di Kecamatan Rimbo Tengah ini Herian caleg PBB nomor 1 yang juga Ketua DPC PBB Bungo dengan memperoleh 577 suara, posisi kedua diraih Tritisno Wasista (Bidan Siska) meraih 219 suara.  Sementara itu untuk Dapil III khususnya untuk di Kecamatan Bungo Dani suara terbanyak juga diraih oleh Partai Demokrat dengan total meraih  2.800 suara.

Terkait dengan hal ini,  Ketua DPC Partai Demokrat Bungo,  H.Sudirman Zaini (SZ) mengaku bersyukur masyarakat Bungo percaya dengan partai Demokrat.  Dengan perolehan suara sementara ini,  paling tidak 7 kursi bisa diraih oleh partai Demokrat."Kita ucapkan terimakasih atas kepercayaan masyarakat terhadap Demokrat. Dengan perolehan suara ini secara keseluruhan di kabupaten paling tidak kita bisa raih 7 kursi di parlemen.”Ujar Sudirman yang juga Bupati Bungo tersebut,kemarin.

Disebutkan SZ,  dengan perolehan suara ini,  dari 7 kursi minimal yang bakal diraih partai Demokrat untuk DPRD Bungo 2014-2019, terdiri dari Ria Mayangsari, Syaiful Acik Bilal di Dapil I. Kemudian 2 atau 3 kursi di Dapil II,  diantaranya Tobri Zaini,  dan dua Caleg lainnya.  Kemudian 1  atau 2  di Dapil III yaitu Martunis dan dua di Dapil IV yakni Waaki Mushala dan Karwati.  (acn)

Sumber: http://dinamikawarta.com/berita-997-demokrat-sementara-unggul-di-bungo.html

Ad 
BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
 
.
.
Hotel+di+Muara+Bungo
handphone-tablet

Peralatan Elektronik dan Gadget Pilihan dari Toko Online Terpercaya

Gadget Unik - Jual Beli Aman
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>